Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts

March 26, 2012

10 Tempat Terlarang di Google Maps

Aplikasi Google Maps menjadikan semua orang di dunia lebih mudah untuk bisa melihat seluruh tempat di bumi dari sudut pandang satelit. Tapi siapa sangka jika ada 10 tempat yang terlarang untuk dilihat di Google Maps?

Menurut situs teknologi Mashable, Minggu 25 Maret 2012, ada berbagai pertimbangan kenapa kesepuluh lokasi ini tidak boleh terlihat di Google Maps.

Menurut Deanna Yick, gambar satelit, aerial di Google Earth dan Google Maps didapat dari berbagai sumber komersial dan publik. Namun, ada ketentuan di mana mereka harus mengikuti hukum yang berlaku di negara masing-masing tempat mereka beroperasi.

"Jadi ada beberapa tempat yang dibuat buram, kemudian baru mereka berikan image tersebut pada kami," kata Deanna Yick.

Seperti yang terjadi ketika pertama kali diluncurkan adalah gambar Gedung Putih dan Capitol Building di Washington, Amerika Serikat.

Berikut daftar 10 tempat yang tidak bisa dilihat di Google Maps:

1. The Royal Palace of Amsterdam, Belanda

Ini adalah lokasi tempat tinggal kerajaan Belanda. Beberapa tempat tinggal anggota kerajaan Belanda lain, bernaam Huis ten Bosch, juga dibuat buram.

2. Buffalo Niagara International Airport

Lokasi ini dibuat sulit dilihat detailnya karena sangat putih atau terang di Google Maps.

3. Tantauco National Park, Chile

Taman nasional ini hanya bisa dilihat dengan bentuk penanda dari jauh di Google Maps.

4. Keowee Dam, South Carolina, Amerika Serikat

Waduk buatan ini dibuat buram oleh Google Maps. Berbentuk mirip pohon Natal, waduk ini menjadi pusat pembangkit listrik untuk perusahaan Duke Energy.

5. Sebuah tempat di Rusia

Belum diketahui pasti mengapa dan apa lokasi yang dibuat buram oleh Google Maps. Namun ditengarai tempat ini adalah situs militer Rusia di wilayah padang rumput Siberia, Rusia.

6. Bandara Minami Torishima, Jepang

Ini merupakan bandara dengan satu landasan pacu yang terletak di timur Jepang. Di Google Maps, lokasi ini dibuat buram dengan warna putih. Saat ini, lokasi itu dikabarkan digunakan sebagai lokasi pelatihan pasukan khusus angkatan laut Jepang.

7. The Michael Aaf Building, Utah, Amerika Serikat

Gedung Michael Aaf ini dibuat buram dengan warna putih, kemungkinan terbesar untuk alasan keamanan. Ditengarai lokasi ini merupakan tempat militer melakukan tes sistem senjata biologi dan kimia.

8. Cornell University Combined Heat and Power Plant, New York, Amerika Serikat

Lokasi yang dibuat buram oleh Google Maps ini merupakan tempat berteknologi tinggi, juga menggunakan listrik dari gas alami sebagai cara universitas ini mengurangi emisi karbondioksida.

9. Babylon, Irak

Dibuat tidak bisa melihat detailnya, lokasi ini terlihat seperti lokasi pertanian.


10. Vlissingen, Belanda

Lokasi markas angkatan darat dan udara Belanda ini dibuat tampak seperti pixel-pixel besar yang tidak memungkinkan orang untuk melihat detail lokasi daerah ini.

Kawat Gigi: Tren atau Medis?

Tren kawat gigi atau behel mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kawat ini dikenal sebagai perapi gigi di era modern. Jika ditinjau dari asal mulanya, kawat gigi pertama kali ditemukan pada sebuah fosil, di mana gigi tersebut terkait sebuah kawat. Tetapi kawat ini sebenarnya tidak digunakan untuk merapihkan, tetapi untuk mengikat gigi yang goyang.

Penggunaan behel sudah menjadi tren, bahkan tidak mengenal umur. Anak-anak, remaja bahkan orang tua memakainya. Banyak yang percaya, kawat gigi akan menambah percaya diri seseorang. Selain merasa tampil gaya dan modis, penggunaan ini juga dapat membuat gigi menjadi rapih.

Dalam istilah medis, kawat gigi dikenal dengan sebutan orthodontic bracher. Benda ini biasanya digunakan oleh para ahli gigi untuk merapikan susunan gigi yang tidak rapih atau pertumbuhan gigi yang maju.

Sariawan, gusi berdarah, dan gigi ngilu sering dirasakan oleh pemakainya. Rasa ini biasanya mereka rasakan pada saat pertama pemakaian dan cek up. Tidak ada jenjang waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh gigi sempurna, karena kondisi tiap gigi orang berbeda. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pemakaian retainer sangat diperlukan usai pelepasan. Pemakaian retainer disarankan selama 6 bulan.

September 27, 2011

Prediksi: Indonesia Maju pada Tahun 2025

Medan (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pada tahun 2025 Indonesia akan menjadi negara maju dan merupakan kekuatan 12 besar dunia melalui pertumbuhan ekonomi tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Untuk menjadi negara maju tersebut ada beberapa hal yang harus dilakukan mulai saat ini, yakni pengembangan mutu modal manusia, pemanfaatan seluruh sumber pembiayaan pembangunan, pola pengelolaan anggaran dan kekayaan negara yang lebih baik," katanya di Medan, Senin.

Hal tersebut dikatakannya pada kuliah umum di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan judul" Mewujudkan Masyarakat Yang Lebih Sejahtera Melalui Implementasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia".

Kemudian, lanjut Hatta, yang perlu juga dilakukan adalah tetap mempertahankan keberlanjutan jaminan sosial dan penanggulangan kemiskinan, dan mengubah mindset terutama pada kalangan muda.

"Untuk menuju visi menjadi negara maju tersebut, yang paling pertama dilakukan adalah merubah mindset atau cara pandang terutama pada kalangan muda," katanya.

Selanjutnya Hatta mengatakan, manusia harus memulai segala sesuatu dengan cara merubah pola berpikirnya. Kalau pola pikir tersebut sudah baik dan sesuai dengan pandangan kedepan, maka langkah yang akan diambil juga akan sesuai dengan yang diharapkan.

Cara pandang yang diharapkan adalah bagaimana kalangan muda lebih memiliki jiwa enterpreneurship atau kewirausahaan. Mengingat Indonesia memiliki berbagai Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah.

Dengan SDA yang melimpah dan diselaraskan dengan jiwa kewirausahaan kalangan muda, maka kedepan Indonesia tidak akan lagi mengekspor, namun akan mengolah sendiri SDA tersebut.

"Dengan mengelola sendiri SDA tersebut, maka upaya percepatan ekonomi Indonesia dapat terwujud. Tahun 2025 kita harus bisa sejajar dengan negara-negara maju, ini adalah tugas mahasiswa sekarang dan harus segera merubah mindset untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan," katanya.

Usai memberikan kuliah umum, Hatta Rajasa juga berkesempatan menanda tangani prasasti pembangunan gedung kuliah F UMSU serta memberikan bantuan dana sebesar Rp100 juta.

Gadis Kecil Pemakan Bola Lampu

Seorang gadis kecil memiliki keanehan yaitu suka mengonsumsi benda-benda yang berbahaya seperti bola lampu. Gadis kecil bernama Natalie Hayhurst sering membahayakan dirinya karena mengidap kondisi yang sangat aneh. Demikian diberitakan Daily Mail, Senin (26/9/2011).

Pada Februari lalu, Natalie yang berusia tiga tahun hampir meninggal dunia karena memakan bola lampu yang diambilnya di kamar tidur.

Tidak hanya bola lampu, Natalie juga suka mengunyah batu dan tongkat dan pernah memakan batu bata. "Itu seperti cokelat kelihatannya," kata Natalie, lugu.

Sang ibu bernama Colleen (31) harus berjuang menjaga anaknya agar tidak memakan benda-benda yang bisa membahayakan jiwanya.

"Ia tidak mencoba memakan kaca sejak itu melukainya namun ia akan mencoba mengunyah baru dan tongkat yang ditemukan di taman," ujar Colleen.

Collen asal Terre Haute, Indiana, Amerika Serikat (AS), mengatakan anaknya hampir meninggal gara-gara memakan gelas dan dokter kemudian mengirim Natalie ke RS St Vincent Children's Hospital. Kaca yang dikonsumsinya berhasil dikeluarkan.

June 26, 2011

Wanita Tertua di Dunia Tutup Usia

Maria Gomes Valentim, wanita asal Brasil yang terdaftar dalam Guinness World Records sebagai wanita tertua di dunia tutup usia pada usia 114 tahun 347 hari pada Selasa, 22 Juni 2011.

Juru bicara rumah jompo tempat Valentim tinggal menyatakan nenek itu meninggal akibat penyakit komplikasi beberapa organ tubuhnya. Pada 9 Juli mendatang, sedianya Valentim genap berusia 115 tahun.

Dalam situs Guinness World Records, Valentim sempat mengatakan, "Pertama kalinya Brasil memiliki wanita yang menyandang gelar dalam Guinness World Record,” ujarnya seperti dikutip laman The Telegraph.

Pada tanggal 18 Mei lalu, Guinness menetapkan bahwa Valentim, 48 hari lebih tua daripada wanita yang sebelumnya dianggap manusia tertua di dunia, Besse Cooper asal Monroe, Georgia, Amerika Serikat.

"Meninggalnya Valentim membuat rekor wanita tertua di dunia kembali dipegang Besse," ungkap Guinness.

Anak perempuan Bess, Sid Cooper, mengatakan Selasa sebelum menghembuskan nafas terakhir, Valentim terlihat baik-baik saja di komunitas pensiunan di Monroe.

"Dia memiliki berat badan yang bagus, karena dia mengkonsumsi makanan sehat,” kata Sid Cooper.

"Ingatannya masih sangat bagus," tambahnya. "Dia ingat hal-hal dari waktu yang lalu dan masih bisa mengenal banyak orang.”

Guinness memverifikasi bahwa Valentim lahir pada tanggal 9 Juli 1896, di kota Carangola di negara tenggara Minas Gerais. Dia tinggal di sana seumur hidupnya.

Bulan lalu, Guinness mengatakan pada situsnya bahwa Valentim, yang dikenal sebagai "Grandma Quita", dikaitkan dengan umur panjangnya karena pola makan yang sehat. Dia sering mengonsumsi roti setiap pagi dengan kopi, buah dan susu sesekali dengan biji rami.

Keluarga Valentim mengatakan kepada wartawan bahwa ia memiliki sifat keras kepala dan selalu mengurus bisnis sendiri. Mereka juga mengatakan bahwa ayahnya bisa merasakan kenikmatan hidup hingga usia 100 tahun.

"Dia bilang rahasia panjang umurnya adalah selalu menjaga hidup darinya sendiri, dan tidak mencampuri kehidupan orang lain," kata cucunya Jane Ribeiro Moraes , 63, pada sebuah koran lokal pada bulan Mei.

Valentim menikah dengan suaminya, Joao, pada tahun 1913. Suaminya meninggal lebih dulu pada 1946. Dia memiliki empat cucu, tujuh cicit, dan lima anak dari cicitnya. Anak satu-satunya meninggal di usia 75 tahun pada awal 1990-an.

Valentim dijadwalkan akan dimakamkan Selasa siang di pemakaman Carangola.

Kisah Bocah-bocah Penambang Emas

Bocah kurus berkulit legam dan tanpa baju itu mengayak mangkuk berisikan air keruh kecoklatan. Harapannya hanya satu, mendapatkan emas, tidak peduli kandungan merkuri di dalam air sedikit-demi-sedikit menggerogoti tubuhnya yang mungil dari dalam.

Sementara itu, bocah belasan tahun lainnya, memasuki lubang kecil di tanah. Mengeruk dasar sebisanya, membawanya ke permukaan dan memberikannya ke bocah lainnya untuk diayak. Gambaran yang menyedihkan, tapi inilah kenyatan hidup yang dialami oleh ratusan anak kecil di Afrika, khususnya di Senegal.

Seorang pengusaha perhiasan asal Inggris, Deirdre Bounds, menceritakan bahwa sebagian emas di Inggris dihasilkan secara ilegal dari tangan anak-anak ini. Bounds mengaku dia tidak akan membeli emas yang dijual oleh para pengusaha yang mempekerjakan anak-anak itu.

"Saya tidak percaya apa yang saya lihat. Anak-anak ini menghabiskan waktunya dari pagi hingga malam di lubang yang kecil dan berbahaya, hanya untuk mencari butiran emas," ujar Bounds dikutip dari laman Daily Mail, Sabtu, 25 Juni 2011.

"Mereka terpapar merkuri, yang sangat beracun. Mereka memegangnya dengan tangan kosong," lanjutnya lagi.

Bounds mengatakan bahwa anak-anak ini tidak bersekolah. Di pertambangan, sanitasi dan kebersihan lingkungan juga sangat buruk. Bukan hanya anak-anak, di tempat ini juga terlihat ibu-ibu turut mencari emas sambil menggendong bayi-bayi mereka. Padahal, merkuri yang dihirup atau terkena kulit dapat menyebabkan penyakit paru-paru ataupun gagal ginjal pada bayi mereka.
Seorang penambang, Djimba Sidibe, 14, mengatakan dia telah menghabiskan seluruh hidupnya mencari emas. Dia sadar bahwa apa yang dia lakukan berbahaya, namun apa daya, perut yang kosong harus diisi.

"Ketika di tambang, saya turun ke dalam lubang dan mulai menggali tanah. Di bawah sana sangat panas dan memecahkan batu sangat sulit. Tembok lubang sangat rapuh, jika sampai runtuh maka kamu terkubur," ujar Sidibe.

Menurut program survey National Geographic, The Real Price of Gold, sebanyak 90 persen penambang emas adalah pekerja di pertambangan ilegal di seluruh dunia. Terbanyak adalah di Afrika dan Amerika Selatan. Sebanyak 10 sampai 30 persen perhiasan emas di seluruh dunia dilaporkan berasal dari galian tangan para anak-anak ini.

Bounds mengatakan bahwa terdapat undang-undang asal usul bagi pertambangan berlian yang disebut dengan nama 'Kimberley Process'. Hal ini untuk memastikan berlian tidak diperoleh dengan cara ilegal, seperti mempekerjakan anak-anak ataupun kerja paksa. Berlian ilegal ini disebut sebagai berlian darah (blood diamond). Namun, untuk pertambangan emas, undang-undang asal usul semacam itu masih belum dikeluarkan.
Untuk itu, Bounds menyerukan kepada para penjual emas di seluruh Inggris untuk memastikan sumber emas-emas mereka. Berdasarkan penelitiannya, kebanyakan perusahaan perhiasan di Inggris berbohong mengenai sumber emas mereka.

Bounds mengusulkan agar para pengusaha perhiasan melakukan daur ulang emas ketimbang terus membelinya dari penambang. "Jika kita mulai melakukan ini, maka industri ini akan lebih tertib," ujarnya.

Mungkin juga sudah waktunya bagi kita untuk melakukan hal yang sama. Pertanyakan asal-usul emas yang kita beli. Siapa tahu, cincin emas yang kita pakai dihasilkan dari darah seorang anak Afrika.

June 20, 2011

Pemerkosa Ini Mati Jantungan Saat Beraksi

Seorang pria paruh baya di Texas, AS, menemui ajal saat sedang memperkosa. Korbannya adalah seorang nenek berusia 77 tahun.

Menurut stasiun televisi CBS News Selasa kemarin, peristiwa itu berlangsung pada 2 Juni lalu di rumah korban, yang terletak di kota pesisir Tivoli, negara bagian Texas. Pelaku perkosaan adalah seorang pria bernama Isabel Chavelo Gutierrez.

Polisi setempat mengungkapkan, pria berusia 53 tahun itu langsung merangsek ke rumah korban yang tengah sendirian untuk melampiaskan nafsu bejatnya. Korban merasa tidak berdaya karena diancam oleh todongan pisau.
Namun, menurut pengakuan korban, seperti dikutip harian lokal The Corpus Christie Caller, Gutierrez tiba-tiba berhenti beraksi. Nafasnya tersengal-sengal. Kepada korban, dia mengaku harus berhenti di tengah jalan karena merasa kurang enak badan.

Gutierrez lalu berupaya melanjutkan aksinya. Namun, tak lama kemudian dia tersungkur dan tidak bangkit lagi. Korban, yang tidak disebutkan identitasnya itu, mengaku mencium aroma alkohol dari nafas Gutierrez dan mengira pelaku tampaknya habis menenggak minuman keras.

Korban lalu menyelamatkan diri dengan mobil sambil mencari pertolongan dengan menelpon putrinya, yang akhirnya melapor ke polisi. Menurut penyelidikan awal, Gutierrez tampaknya mati akibat serangan jantung setelah bersepeda ke rumah korban di tengah cuaca panas.

Data polisi setempat mengungkapkan, Gutierrez rupanya penjahat kambuhan. Dia pernah dipenjara akibat kasus serangan seksual atas anak kecil pada 1986. Dia bebas dari penjara pada 2008.

Daging Sintesis dari Kotoran, Sehatkah?

Peneliti Jepang menemukan daging sintetis yang berasal dari kotoran manusia. Lantas, apakah temuan itu sehat untuk dikonsumsi manusia?

Menurut para ahli, secara teori temuan itu aman untuk dikonsumsi. Caranya, harus dimasak untuk mematikan penyakit beracun di dalamnya. "Pastikan makanan itu dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi," kata profesor keamanan makanan dari Kansas State University, Douglas Powell, sebagaimana dikutip dari laman livescience.com.

Untuk membuat daging sintetis ini, peneliti Jepang memisahkan protein dari bakteri dalam kotoran. Daging kotoran ini dihasilkan dengan mengekstrak kandungan dasar makanan, seperti karbohidrat, protein, dan lemak dalam kotoran dan mengombinasikan zat-zat itu kembali.

Daging sintetis yang dihasilkan terdiri dri 63 persen protein, 25 persen karbohidrat, tiga persen lemak, dan sembilan persen mineral. Protein dari kedelai ditambahkan dalam proses pembuatan untuk menambah rasa dan warna daging sintetis ini agar tampak lebih merah.

Powell sendiri mengaku tak memahami metode yang digunakan oleh ilmuan Jepang dalam menemukan daging sintetis ini. Tapi dia memperkirakan para ahli Jepang itu memanaskan kotoran terlebih dahulu sebelum mengolahnya.

Powell mengatakan, memakan daging sintetis ini sama halnya memakan tanaman yang dipupuk, sebab nutrisi dalam kotoran itu sama dengan yang terkandung dalam tanaman tersebut.

"Secara teori, tidak ada yang salah dengan daging sintetis ini," kata Powell.

"Ini sangat aman untuk dikonsumsi, tapi saya pastikan ada faktor menjijikkan di sini."

Bagaimana pun, kata Powell, keamanan makanan itu harus diteliti melalui laboratorium. Yang jelas, sebelum dikonsumsi daging sintetis ini harus dimasak terlebih dahulu.

Lantas, bagaimana jika daging sintetis ini tidak dimasak? "Saya tidak akan menyentuhnya," kata Powell.

June 19, 2011

Wanita Vampir dari Meksiko

Sekujur tubuh Maria Jose Cristerna penuh tato. Di beberapa bagian berlubang tertancap tindik. Sementara kening dan pelipisnya tertanam implan titanium membentuk tanduk. Dengan tambahan gigi taring palsu, ia lekat dengan julukan: wanita vampir.

Bagi Maria, tato, tindik, dan tanduk titanium memiliki arti tersendiri. Tato adalah simbol pembebasan. Ia menato dan menindik tubuhnya sebagai pelarian rasa sakit akibat kekerasan rumah tangga. Sementara tanduk yang ia tanam tanpa obat bius merupakan simbol kekuatan.

Terlepas dari itu, ia sengaja memperkuat citranya sebagai vampir. Ia ingin 'terlahir' kembali sebagai sosok yang ia gandrungi sejak kecil. Karenanya, selain taring, ia juga nekat mengubah warna bola matanya dan berencana menambah tanduk titanium di belakang kepalanya.

Penampilannya mungkin sangat jauh dari wanita normal. Bahkan, terlihat sangat menyeramkan. Namun, dia tetap mengklaim bahwa kehidupan yang dijalaninya cukup normal. "Tato adalah cara saya untuk menjadi abadi, benar-benar menjadi vampir dan tidak sekarat," ujarnya.



Ingin melihat penampilannya? Klik http://foto.vivanews.com/read/3625-perempuan-vampire-dari-meksiko_1

Hakim Yahudi Vonis Mati Anjing dengan Batu

Pengadilan agama Yahudi di Yerusalem, Israel, memberi vonis mati atas seekor anjing dengan lemparan batu. Pasalnya, anjing itu dicurigai sebagai titisan seorang pengacara yang pernah menghina para hakim di pengadilan tersebut 20 tahun lalu, sehingga dianggap membawa sial.

"Putusan itu berdasarkan perintah para rabi karena dia dinilai bisa membawa petaka bagi pengadilan," kata salah seorang petugas pengadilan yang dikutip harian Israel, Yedioth Aharonoth dan dimuat di laman Ynet, 16 Juni 2011. Sebelumnya, Ketua Pengadilan Agama Yahudi, Rabbi Avraham Dov Levin, membantah kabar vonis mati atas seekor anjing dengan lemparan batu.

Menurut sumber di Ynet, masalah bermula saat anjing besar itu beberapa pekan lalu sendirian datang ke gedung pengadilan agama di distrik Yahudi ortodoks Mea Shearim di Yerusalem. Kehadiran anjing liar itu membuat takut para hakim dan penuntut setempat.

Meski berupaya diusir berulangkali, anjing itu tidak mau pergi. Salah seorang hakim lantas menduga bahwa anjing itu adalah jelmaan dari seorang pengacara yang terkenal pernah terang-terangan menghina para hakim agama setempat dua dekade lalu.

Pengacara sekuler yang dimaksud lalu dikutuk oleh para hakim agama agar arwahnya bakal pindah ke tubuh anjing. Dia diketahui sudah wafat beberapa tahun lalu.

Bagi pemeluk agama Yahudi tradisional, anjing dianggap hewan yang kotor dan patut dijauhi. Mereka juga percaya bahwa roh manusia yang telah mati bisa reinkarnasi ke wujud yang lain.

Maka, menurut Ynet, hakim itu lantas menjatuhkan vonis mati bagi anjing misterius itu. Hukumannya berupa lemparan batu hingga tewas oleh anak-anak setempat yang diminta sebagai tim eksekutor. Namun, hewan itu untungnya berhasil lolos dari hukuman.

Kasus ini mengundang kecaman sejumlah kalangan. Suatu kelompok penyayang binatang, "Let the Animals Live," mengadu ke polisi Yerusalem perihal hukuman yang tidak masuk akal itu. Seorang anggota Dewan Kota Yerusalem dan juga aktivis sosial, Rachel Azaria, mengirim surat kepada jaksa agung untuk menindak "para kriminal itu."

June 11, 2011

Wanita Dengan 7000 Tindik Menikah

Elaine Davidson, wanita asal Brasil yang menerima gelar The Most Pierced Womandari Guinness Book of Record pada Mei 2000 silam, kembali jadi sorotan. Bukan karena memiliki 6925 tindikan di tubuhnya, termasuk 1.500 tindikan internal, tetapi karena pesta pernikahannya.

Ia menikah dengan seorang pria bernama Douglas Watson. Wanita 46 tahun ini tampil seperti pengantin wanita pada umumnya dengan berbalut gaun putih serta mengenakan tiara floral. Wajahnya penuh dengan riasan warna hijau berpadu 192 tindik.

Elaine terlihat sangat mencolok saat berdampingan dengan suaminya yang berusia 60 tahun. Pria paruh baya tersebut tampil konservatif dengan mengenakan setelan jas biru sederhana serta dasi Marks and Spencer.

Pemandangan terlihat semakin kontras karena sang suami tidak memiliki tindikan dan tato. Dia terlihat sangat bersahaja dengan kacamata menggantung di batang hidungnya.

Dauglas Watson, sang suami, menggenggam mesra tangan Elaine saat mereka berjalan keluar. Pemandangan ini sontak membuat banyak orang tertegun.

Pasangan yang tinggal di Edinburg ini terlihat bahagia. Pengantin baru itu pun tak segan memberikan kesempatan bagi para fotografer dan masyarakat yang melihat untuk mengabadikan kebahagiaan mereka. Setelah itu, mereka meninggalkan kerumunan untuk menggelar resepsi di salah satu kafe di kota setempat.

"Elaine terlihat menakjubkan," ujar Dauglas setelah upacara yang berlangsung 35 menit itu, seperti dikutip dari Telegraph.

Terlepas penampilan istrinya yang ekstrim, Dauglas mengatakan, Elaine adalah sosok yang memiliki kepribadian menarik. "Sejak lama, kami telah saling mengenal satu sama lain," ujarnya.

Pertemuan di sebuah kedai kopi di Glasgow 15 tahun lalu, membuatnya jatuh cinta pada sosok Elaine. "Saya selalu kagum atas efek tindikannya terhadap orang lain. Dia adalah wanita yang luar biasa," katanya.

Bagi Dauglas, ribuan tindik membuat istrinya tumbuh menjadi sosok yang dicintai masyarakat. Walaupun, banyak di antaranya yang berpikir bahwa hal tersebut sangat aneh dan menakutkan.
"Jika dia (Douglas) tidak menyukai tato dan tindikan, dia tidak akan bersamaku saat ini. Saya sangat senang," kata Elaine.

April 6, 2011

Bongkar Kuburan, Demi Kuak Misteri Mona Lisa

Tak ada lukisan di dunia yang semisterius Mona Lisa. Masterpiece karya Leonardo Da Vinci ini diyakini menyimpan banyak simbol tersembunyi: dari simbol 'LV' di matanya, angka '72 di lengkung jembatan di latar lukisan, sampai senyumannya yang jadi teka-teki. Yang juga tak kalah bikin penasaran, siapa sebenarnya orang yang dijadikan model lukisan ini.

Ilmuwan dan investigator seni berjuang keras untuk memecahkan misteri ini. Mereka bahkan berencana melakukan aksi nekad: membongkar kuburan Lisa Gherardini Del Giocondo di Biara Saint Orsola, Florence -- mengambil DNA-nya, dan merekonstruksi wajahnya.

Tim ilmuwan ini dipimpin Silvano Vinceti, investigator seni yang dijuluki 'Indiana Jones modern'. Tim ini berangkat dari dugan kuat bahwa bangsawan Lisa Gherardini adalah sosok di balik senyum misterius Mona Lisa -- lukisan berusia 500 tahun yang paling dikenal di seluruh dunia.

"Survei awal dari bangunan itu mengungkap keberadaan ruangan bawah tanah berusia 500 tahun. Kami yakin, itu adalah lokasi peristirahatan Lisa Gherardini, yang menginspirasi lukisan Mona Lisa," kata Vinceti, seperti dimuat Daily Mail, Rabu 6 April 2011.

"Kami akan mengkomparasikan DNA yang ditemukan dari tulang-belulang dengan DNA dua jasad lain di dua gereja berbeda di Florence -- di mana dua anak Lisa Gherardini dimakamkan."

Lisa Gheradini, yang meninggal pada 1542, adalah istri seorang saudagar sutra kaya bernama Francesco del Giocondo. Di Italia, lukisan Mona Lisa dikenal sebagai La Gioconda.

Sebelumnya, para sejarawan telah menemukan sertifikat kematiannya yang memberi informasi lokasi kuburan itu, namun ada kekhawatiran bahwa setelah 500 tahun, ruang bawah tanah itu mungkin telah bergeser.

Kekhawatiran lain, penduduk lokal memberikan informasi pada tim bahwa, 30 tahun lalu reruntuhan biara tersebut dibuldozer dan berubah menjadi tempat pembuangan sampah.

Penggalian yang akan dimulai akhir bulan ini mendapat dukungan dari Dewan Florence.

Ini bukan kali pertama Profesor Vinceti membongkar kuburan untuk menyibak misteri. Ia pernah menggunakan teknik yang sama mencari dan mengidentifikasi jasad Caravaggio, salah satu master Renaissance.

Vincenti juga yang menguak pesan tersembunyi di mata Mona Lisa setelah memeriksanya dengan kaca pembesar super.

Untuk diketahui, Da Vinci mulai melukis Mona Lisa di tahun 1503 atau 1504 dan menyelesaikannya pada tahun 1519, tak lama setelah ia pindah ke Prancis, dan lalu meninggal dunia.

Pada Agustus 1911 lukisan itu sempat dicuri oleh seorang karyawan di Louvre yang berasal dari Italia. Si pencuri merasa, Mona Lisa harus dipulangkan ke tanah airnya: Italia.

Tak hanya dicuri, Mona Lisa juga mengalami serangan vandalisme pada tahun 1956. Sejak itu, Mona Lisa dipamerkan di balik kaca anti peluru - yang melindunginya dari serangan terakhir tahun lalu ketika seorang wanita Rusia marah karena permohonan menjadi warga negara Prancisnya ditolak -- melemparkan cangkir teh ke arah Mona Lisa.

Riset: Senyum Palsu, Biang Keladi Depresi

Senyum ramah dalam pekerjaan bisa membuat produktivitas kerja malah menyusut.
Bila tuntutan pekerjaan mengharuskan Anda untuk terus tersenyum, berhati-hatilah. Anda mungkin harus berpikir ulang sebelum mengobral senyum kepada orang lain, bahkan kepada pelanggan atau klien penting perusahaan Anda.

Sebagai salah satu bentuk kesopanan atau tuntutan kerja, seringkali kita berusaha untuk tersenyum kepada orang lain. Namun, berdasarkan sebuah penelitian, ternyata senyum yang dipaksakan malah justru tak baik untuk kejiwaan maupun etos kerja.

Ini tentu saja berlawanan dengan maksud kebijakan banyak perusahaan. Biasanya, karyawan-karyawan perusahaan transportasi umum, pertokoan, bank-bank, serta bagian call center di setiap perusahaan, diwajibkan untuk selalu tersenyum kepada pelanggan mereka.

"Perusahaan-perusahaan mungkin mengira dengan menyuruh karyawan mereka tersenyum, akan berakibat baik bagi organisasi mereka. Tapi tak selalu begitu," kata Brent Scott, pemimpin riset yang juga Asisten Profesor pada Michigan State University AS.

Riset tersebut meneliti sekelompok pengemudi bus selama lebih dari dua pekan. Para peneliti mengamati efek dari penampakan senyum dengan kondisi emosi mereka. Hasil riset menunjukkan bahwa melempar senyum yang dibuat-buat alias senyum palsu, ternyata justru bisa membuat seseorang menjadi tertekan.

Senyum palsu bisa memperburuk mood dan bahkan bisa membuat produktivitas kerja seseorang menyusut. Sementara itu, ketika seorang karyawan tersenyum karena gembira karena mendapatkan pikiran yang positif--misalnya ketika mereka menghadapi hari libur--justru bisa meningkatkan mood dan membuat mereka lebih efisien dalam bekerja.

Situasi ini akan semakin membekas pada pekerja wanita. Ketika mereka tersenyum di saat merasakan emosi yang negatif, ini justru akan membahayakan kondisi emosional mereka. "Saat melakukan akting permukaan, wanita akan menerima efek yang lebih daripada pria. Emosi mereka bisa lebih buruk," kata Scott.

Tapi, bila karyawan wanita itu bisa menghayati senyuman mereka saat bekerja, mood mereka memang bisa semakin meningkat dan mereka bisa menekan depresi yang mereka alami.

Diperkirakan, ini tak lepas dari intensitas emosional dan tingkat ekspresi yang lebih besar, yang dimiliki oleh wanita ketimbang pria.

Walau demikian, Scott mengingatkan efek jangka panjangnya. Walaupun akting senyum yang lebih dihayati bisa meningkatkan mood dalam jangka pendek, tapi bila dilakukan dalam jangka waktu yang lebih lama, bisa membuat seseorang merasa tidak otentik.

"Mungkin Anda berusaha untuk menanamkan emosi positif pada diri Anda. Namun, pada akhirnya, Anda mungkin akan merasa bahwa itu bukan diri Anda lagi," ujar Scott.

Pada Usia Berapa Manusia Merasa Bahagia?

Saat berusia 30 tahun, manusia merasa bahagia. Namun kadarnya hanya “rata-rata bahagia”.
Menurut penelitian terbaru yang dilakukan terhadap manusia berusia lanjut, dewasa, hingga remaja, terungkap bahwa mereka yang telah berumur lah yang merasa paling bahagia. Bukan mereka yang berusia lebih muda.

Adapun puncak di mana manusia merasa paling bahagia dalam hidupnya adalah ketika mereka berusia 80 tahun.

Temuan itu diungkapkan oleh Lewis Wolpert, seorang profesor asal University College London, Inggris. Sebagai bagian dari penelitiannya, Lewis melakukan survey terhadap 350 ribu orang.

Hasilnya, Lewis menemukan, mereka yang berusia 30 tahun ke bawah memang merasakan bahagia. Namun kadarnya hanya “rata-rata bahagia”. Akan tetapi, tingkat kebahagiaan menurun saat mereka masuk ke tahapan usia berikutnya, ketika mereka harus menghidupi keluarga mereka.

“Dengan berkurangnya tanggungjawab setelah mereka melampaui usia 40 tahunan, tingkat kebahagiaan kembali meningkat,” kata Wolpert, seperti dikutip dari MedIndia, 29 Maret 2011. “Trennya terus naik dan kebahagiaan mencapai puncaknya saat mereka berusia 70 dan 80 tahun,” ucapnya.

Dimulai dari pertengahan 40 tahunan, kata Wolpert, orang juga cenderung menjadi lebih ceria dan optimis. Dan tren ini mencapai titik maksimumnya di usia akhir 70 atau 80. Temuan tersebut dipublikasikan di jurnal American National Academy of Sciences.

March 8, 2011

Istri PM Jepang Hobi Mengusir Suami

Nobuko Kan, istri Perdana Menteri (PM) Jepang, mengaku punya pendekatan unik untuk memotivasi suaminya bekerja sebagai pemimpin, yaitu membuat dia tidak betah di rumah. Itulah sebabnya PM Naoto Kan lebih memilih berdebat dengan para lawan politiknya di parlemen ketimbang bersilat lidah dengan istri.

"Suami saya pernah berkata ke saya, 'Saya sebenarnya tidak suka ke gedung Diet [nama parlemen Jepang] karena orang-orang di sana tidak baik dan kritis. Namun, ternyata lebih mudah meladeni mereka ketimbang berantem di rumah dengan kamu,'" kata Nobuko seperti dikutip stasiun televisi BBC.

"Itulah caranya untuk membuat dia keluar dari rumah dan pergi menuju Diet. Mungkin itulah bentuk dukungan yang bisa saya berikan kepada dia," ujar Nobuko

Nobuko melontarkan pernyataan kontroversial itu dalam forum yang diselenggarakan perkumpulan jurnalis media asing di Tokyo, Rabu 12 Januari 2011. Dia juga memperkenalkan buku yang dia tulis mengenai suaminya yang berjudul, "Anata ga Sori ni Natte nani ga Kawaru no?," yang artinya "Perubahan Apa yang akan Terjadi di Jepang Setelah Kamu Menjadi Perdana Menteri?"

Nobuko juga mengatakan, bila berkesempatan lahir kembali (reinkarnasi), dia tidak mau lagi menikah dengan suaminya sekarang. "Saya sudah menjalani kehidupan seperti saat ini. Tidak menarik kalau melakukan hal yang sama lagi. Saya ingin menjalani kehidupan yang benar-benar berbeda," ujar Nobuko.

Namun bukan berarti Nobuko sudah tidak suka lagi dengan suaminya. Dia hanya ingin menjalani suatu kehidupan yang benar-benar baru bila mendapat anugerah untuk reinkarnasi.

Kendati bersikap santun dan selalu mengenakan pakaian tradisional kimono, Nobuko dikenal "berlidah tajam." Perempuan berusia 65 tahun itu tidak segan melontarkan pernyataan yang blak-blakan, termasuk bila membincangkan suaminya.

Dalam bukunya, yang terbit tahun lalu, Nobuko mengungkapkan suaminya payah dalam memasak dan berbusana, begitu pula kurang piawai dalam memimpin. Nobuko sadar bahwa Kan bukanlah pemimpin yang populer.

Maka, Nobuko mengaku saat pindah ke rumah dinas perdana menteri pada pertengahan tahun lalu, dia cuma membawa sedikit baju. "Ini untuk berjaga-jaga kalau dia mundur [jadi perdana menteri] secara cepat," kata Nobuko.

Kan, yang menjabat sebagai PM sejak Juni tahun lalu, tengah mendapat tekanan bertubi-tubi. Selain selalu dikritik karena lambat menangani krisis ekonomi, Kan juga harus menghadapi intrik dari sesama kolega di Partai Demokratik Jepang yang dia pimpin.

Bunuh Diri Menjadi-jadi di Jepang

Angka bunuh diri di Jepang meningkat 20 persen pada tahun 2010. Terbanyak, mereka yang bunuh diri adalah para pengangguran yang putus asa karena tidak juga mendapat kerja.

Laporan ini dikeluarkan oleh kepolisian nasional Jepang (NPA) sebagai bagian dari studi bunuh diri tahunan, dilansir dari laman CNN, Kamis, 3 Maret 2011.

Pada laporan itu, pada tahun 2010 terdapat sebanyak 424 orang yang bunuh diri karena tidak mendapatkan pekerjaan. Sebelumnya, pada 2009, angka bunuh diri pengangguran adalah 354.

Laporan NPA menyebutkan para pengangguran yang bunuh diri kebanyakan adalah mahasiswa atau sarjana. Pada 2009, angka mahasiswa pengangguran bunuh diri mencapai 23 orang. Angka ini bertambah pada 2010 dengan 53 orang, 130 persen lebih banyak.

Selain pengangguran putus asa, NPA menyebutkan angka bunuh diri pada para penjaga anak atau baby sitter juga meningkat. Pada tahun 2010, angka baby sitter yang bunuh diri sebanyak 157 orang, meningkat 44 persen dari tahun sebelumnya.

Jepang merupakan salah satu negara dengan angkat bunuh diri tertinggi di dunia. Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan mengatakan angka bunuh diri di Jepang mencapai hingga 30 ribu orang per tahunnya, selama 13 tahun berturut-turut.

Angka ini dinilai sangat mengkhawatirkan karena menyumbang hingga 3,5 persen penurunan populasi di Jepang yang mencapai 127 juta orang. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan menjadikan upaya untuk menekan angka bunuh diri sebagai prioritas pada pemerintahannya. Sebelumnya, Naoto Kan mengatakan, dia bertujuan mengurangi faktor-faktor yang membuat rakyat tidak bahagia.

March 4, 2011

Kenapa Musik Membuat Orang Senang?

Musik merupakan bahasa yang universal. Tak heran bila musik menjadi salah satu bagian terbesar dari warisan peradaban manusia sepanjang sejarah.

Sebab, dengan mendengar musik banyak orang yang merasa terhibur dan merasa tenteram. Apa penyebabnya?

Menurut sebuah penelitian, alasan manusia menyukai musik sama dengan alasan manusia menyukai seks, narkoba, berjudi, atau makanan yang enak. Dengan mendengarkan nada-nada dalam musik, ternyata otak manusia akan melepas zat kimia bernama dopamine.

Dopamine adalah sebuah zat kimia yang terkait erat dengan motivasi dan kecanduan. Dopamine membuat binatang ingin mencari makanan sebelum mereka lapar.

Dari hasil riset yang dilakukan oleh ilmuwan dari McGill University di Montreal Kanada, ternyata musik-musik 'Four Season' karangan Vivaldi atau 'You Enjoy Myself' ciptaan Phish bisa membuat dopamine mengalir deras.

"Ini pada dasarnya menjelaskan mengapa musik sudah ada sejak lama. Kesenangan intens yang kita dapatkan dari musik secara biologis memacu otak dan kini hal itu terbukti," kata Valorie Salimpoor, neuroscientist dari McGill.

Penelitian ini sendiri melibatkan delapan pecinta musik yang dicekok dengan musik-musik kegemaran mereka dari berbagai genre, mulai dari klasik, jazz, rock, dan pop. Setelah 15 menit didengarkan musik, obyek penelitian diinjeksi dengan unsur radioaktif yang akan mengikat reseptor-reseptor dopamine.

Kemudian, dengan sebuah alat bernama pemindai PET, ilmuwan bisa melihat apakah unsur itu mengalir dalam darah atau tidak. Bila mengalir, maka ilmuwan akan menyimpulkan bahwa memang terjadi pelepasan dopamine dalam otak. "Ini merupakan riset pertama yang menunjukkan dopamine dilepaskan untuk merespon rangsangan estetik," kata Salimpoor.

Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seperti halnya seks dan narkoba, musik ternyata juga menyebabkan candu.

"Musik akan menjadi alat yang berguna untuk menjelaskan segala macam aspek kesenangan, kecanduan dan perilaku maladaptif (adaptasi yang salah)," kata David Huron, periset kognisi musik dari Ohio State Uiversity.

Riset: Tiada Hubungan Ponsel Dengan Kanker Otak

Sebuah studi mematahkan rumor yang selama ini berkembang luas tentang tingginya risiko terkena kanker otak akibat sinyal ponsel. Studi yang dilakukan para ilmuwan University of Manchester menemukan bahwa frekuensi radio yang dikeluarkan telepon genggam atau ponsel tidak meningkatkan risiko kanker secara signifikan.

Para peneliti menggunakan data publik yang tersedia di kantor statistik nasional Inggris untuk melihat tren tingginya penderita kanker otak yang didiagnosa di Inggris dalam kurun waktu 1998 hingga 2007.

Studi yang sempat diterbitkan dalam jurnal Biolectromagnetics mengatakan bahwa tidak ada statistik yang menunjukkan peningkatan penyakit kanker yang signifikan baik pada pria maupun wanita dalam jangka waktu sembilan tahun itu.

"Pengguna ponsel di Inggris dan sejumlah negara lain meningkat tajam sejak era 1990-an di mana ponsel pertama kali diperkenalkan," kata kepala peneliti Dr. Frank de Vocht, yang juga berperan sebagai pakar kesehatan kerja dan lingkungan di University of Manchester.

"Namun, muncul kontroversi yang mengatakan frekuensi radio dari ponsel meningkatkan risiko kanker otak. Temuan kami menunjukkan bahwa hubungan sebab-akibat antara ponsel dan kanker tidak mungkin, karena tidak ada bukti peningkatan penderita kanker otak yang signifikan sejak ponsel diperkenalkan hingga sekarang," katanya.

Dr. de Vocht mengatakan bahwa tidak ada mekanisme biologis yang masuk akal untuk menjelaskan gelombang radio dapat merusak gen kita secara langsung, sehingga menyebabkan sel-sel menjadi kanker. Seharusnya, jika rumor tersebut benar, maka akan ada pertumbuhan penyakit kanker otak secara signifikan sepanjang tahun 1998-2007 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tim yang juga beranggotakan peneliti dari Institute of Occupational Medicine dari Edinburgh (Skotlandia) dan Universitas Drexel dari Philadelphia (AS) menemukan bahwa terjadi peningkatan kecil penyakit kanker pada lobus temporal 0,6 kasus per 100 ribu orang, atau bertambah 31 kasus per tahun pada populasi 52 juta.

March 3, 2011

Ilmuwan Temukan "Kaktus Berjalan"

Mahluk ini bukanlah tanaman, melainkan seekor hewan. Tak punya mata, atau bahkan mungkin tak punya kepala, dengan kaki yang mirip ranting berkulit keras dipenuhi oleh duri.

Fosil hewan berkaki 20 itu ditemukan di sebelah barat daya China oleh ilmuwan dari Northwest University Xi'an China bernama Jianni Liu.

Karena mirip dengan tanaman kaktus, maka mahluk ini dinamakan sebagai 'kaktus berjalan'.

Menurut Liu, hewan yang diberi nama Diania cactiformis itu hidup sekitar 520 juta tahun silam, di sepanjang dasar perairan dangkal.

Secara taksonomi, Liu mengatakan bahwa hewan ini masuk dalam grup Lobopodian, yakni cacing dengan kaki-kaki.

Kaktus air ini diperkirakan sebagai kerabat dari nenek moyang arthropoda. "Pentingnya temuan ini adalah karena arthropoda dalam terminologi spesies, adalah grup yang paling sukses di bumi," kata Liu, dikutip dari Discovery News.

Rahasia kesuksesan mereka, Liu menambahkan, adalah kaki mereka. Organ itu berevolusi menjadi berbagai jenis bentuk, seperti membentuk cakar, insang, kaki kayuh, atau kaki peluncur untuk melompat.

Menurut Jan Bergstrom dari Swedish Museum of Natural History Stockholm, hewan ini memang bukan nenek moyang langsung daripada arthropoda. Namunm ia mengisi kekosongan yang ada pada mosaik evolusi.

March 2, 2011

Akibat Ulah Manusia, Lautan Banjir Ikan Teri

Bagi ikan besar seperti tuna dan cod, seabad terakhir bukanlah masa-masa yang menggembirakan. Populasi mereka menukik tajam akibat penangkapan yang berlebihan. Menurut penelitian terbaru terhadap ekosistem kelautan di seluruh dunia, di saat yang sama, populasi ikan yang lebih kecil seperti sarden dan ikan teri melonjak hingga 130 persen.

Perubahan yang terjadi pada keseimbangan rantai makanan ini merupakan perubahan yang tidak sehat apalagi untuk jangka panjang. Para peneliti menyatakan, salah satu cara untuk mengatasinya adalah perubahan pola konsumsi manusia, dari memakan ikan yang menjadi predator ke spesies lain yang ada di bagian bawah rantai makanan.

Sekelompok peneliti yang dipimpin Villy Christensen dari University of British Columbia, Kanada menganalisa sekitar 200 jaringan makanan di seluruh dunia. Menggunakan pemodelan, mereka menggambarkan ekosistem kelautan di berbagai periode waktu dari tahun 1880 sampai 2007.

Seperti dikutip dari Sciencemag, 1 Maret 2011, Christensen dan timnya kemudian memperkirakan distribusi biomassa di dalam ekosistem – misalnya berapa ton jumlah tuna atau udang – lalu mengekstrapolasi untuk menghitung jumlahnya di seluruh samudera.

Hasilnya, meski pada saat ini peneliti belum bisa menentukan jumlah absolutnya, biomassa ikan berukuran besar telah menurun hingga dua pertiganya dalam 100 tahun terakhir. Dalam 40 tahun belakangan, biomassa mereka turun hingga 54 persen meski penurunannya tidak separah pada 2 dekade lalu.

Yang tidak mengherankan, ikan-ikan yang sebelumnya menjadi mangsa ikan-ikan besar mengalami peningkatan. Biomassa mereka meningkat hingga 0,85 persen per tahun. Dan selama abad terakhir, angkanya telah berlipat ganda.

“Samudera kini sudah sangat berbeda,” kata Christensen. “Di banyak tempat, ikan kecil ini masih menjadi makanan, namun di kawasan seperti barat daya Afrika dan tempat lain, pemangsa ikan-ikan kecil itu sudah tergantikan,” ucapnya.

Christensen menyebutkan, dengan memilih makan sarden, ikan teri dan sejenisnya dan tidak memakan ikan todak, misalnya, manusia bisa menyelamatkan populasi para predator utama di rantai makanan yang kini kian menyusut.

Perubahan pada biomassa laut ini, kata Michael Hirshfield, Chief Scientist of the Advocacy Group Oceana, Washington, sangatlah mengkhawatirkan. “Populasi ikan kecil cenderung meledak dan kemudian rusak – membuat ekosistem menjadi tidak stabil,” ucapnya. “Apalagi jika predator yang ada di atasnya telah musnah,” ucapnya.