Showing posts with label Seni. Show all posts
Showing posts with label Seni. Show all posts

September 27, 2011

Depapepe Ingin Coba Musik Dangdut

Kebanyakan orang akan merasa bosan mendengarkan lagu instrumentalia. Namun jika Anda mendengarkan Depapepe, mungkin Anda akan memiliki opini yang berbeda.

Depapepe adalah band instrumentalia yang digawangi oleh duo gitaris handal asal Jepang, Miura dan Takuo yang terbentuk pada November 2002. Berawal dari aksi bermusik di pinggiran jalan kota Kobe, kini popularitas mereka sudah mendunia.

Musik yang mereka usung tidak main-main. Depapepe berani mengajak pendengarnya untuk berimajinasi tentang keindahan alam dan daya emosi manusia lewat petikan gitar.

Sabtu (24/9) lalu, Yahoo! Indonesia OMG sempat berbincang-bincang dengan Tokuo dan Miura saat mereka datang ke Jakarta untuk tampil dalam acara musik “Java Soulnation” 2011. Siapa sangka, ternyata mereka mengenal Indonesia melalui musik dangdut.

Bagaimana kalian bisa bertemu?
Miura: Kami bertemu saat kami bekerja paruh waktu di tempat yang sama. Kami masing-masing memiliki band dan menjadi gitaris di band itu. Dari situlah kami memutuskan bermain bersama.

Apa yang membuat kalian memutuskan untuk memilih instrumentalia?
Miura: Kami adalah penggemar band J&B. Band ini merupakan band instrumentalia.

Bagaimana cara kalian menjelaskan lagu tanpa lirik? Kalian yakin kalau para penggemar mengerti pesan apa yang hendak Anda sampaikan?
Miura: Pada dasarnya yang terpenting adalah judul lagunya. Dari sana kami merasa bahwa orang-orang yang mendengarkan lagu itu bisa menebak apa yang ingin kami sampaikan. Untuk isi pesannya sendiri, semua pendengar bebas menggunakan imajinasi sendiri.

Pernah berpikiran untuk memasukkan lirik dalam lagu-lagu Depapepe?
Miura: Kalau dari kami sendiri, mungkin kami tidak berpikiran untuk memasukkan lirik lagu. Tapi jika ada musisi yang berminat untuk kolaborasi, kami tidak menutup kemungkinan.

Apa kalian kangen dengan pertunjukkan jalanan kalian di Kobe dulu?
Miura: Kami ingin lagu bermain lagi seperti dulu. Sampai sekarang pun kami masih sering bermain di pinggir jalan, terakhir bulan lalu.

Umur kalian berbeda enam tahun. Bagaimana cara kalian menyatukan opini masing-masing saat menciptakan lagu?
Miura: Keputusan selalu ditentukan oleh Tokuo. Saya sih biasanya ikut saja.

Apakah ini kunjungan pertama kalian ke Indonesia? Apa yang kalian tahu tentang negara ini?
Miura: Ya ini kunjungan pertama kami ke Indonesia. Yang kami tahu tentang negara ini sebenarnya lebih pada alat musiknya, alat musik perkusi untuk dangdut. Kami melihatnya di televisi dan ingin mencobanya.

Siapa artis yang paling ingin kalian tonton di Java Soulnation tahun ini?
Miura: Kami ingin melihat penampilan dari LMFAO.

Kenapa?
Miura: Kami pernah menonton video klipnya dan mereka sangat keren. Kami ingin melihatnya langsung.

Sekarang Depapepe berada di bawah naungan label mayor. Jika harus memilih antara idealisme bermusik, dengan uang dan popularitas, mana yang akan kalian pilih?
Tokuo: Walaupun sekarang kami berada di bawah naungan label mayor, kami bebas membuat lagu. Justru kalau kami tidak melakukan hal yang kami inginkan, kami tidak akan mendapatkan uang.

June 20, 2011

Ditemukan Naskah Misterius Da Vinci

Sebuah manuskrip kuno ditemukan di suatu perpustakan umum di Kota Nantes, Prancis. Kalangan peneliti menduga, manuskrip abad ke-15 itu merupakan hasil pemikiran seorang filsuf merangkap artis dan teknokrat jenius Italia, Leonardo da Vinci.

Harian The Guardian mengungkapkan, naskah itu disimpan begitu di dalam lemari selama sekitar satu setengah abad. Itu merupakan bagian dari 5.000 dokumen yang disumbangkan kepada kota Nantes pada 1872 oleh seorang kolektor kaya, Pierre-Antoine Labouchere.

Seorang jurnalis di Nantes belum lama ini mengungkapkan manuskrip yang lama tak tersentuh itu berdasarkan referensi yang dia pelajari. Tidak disebut, kapan persisnya penemuan dokumen itu.

Naskah yang diduga tulisan da Vinci itu masih dipelajari. "Dia kemungkinan besar menulis bahasa Italia kuno abad ke-15 dan mungkin pula bahasa lain. Maka, tulisannya harus diteliti," kata Agnes Macetteau, kepala perpustakaan Nantes.

Ini merupakan penemuan berharga kedua dari koleksi Labouchere. Penemuan pertama, pada 2008, berupa naskah aransemen simfoni milik Wolfgang Amadeus Mozart.

Hidup semasa 1452-1519, da Vinci merupakan salah seorang tokoh terkemuka di Italia sekaligus jadi simbol masa kebangkitan Eropa, yaitu Renaissance. Selain menghasilkan sejumlah lukisan terkenal, diantaranya Mona Lisa, da Vinci juga dikenal merancang sejumlah karya ilmiah.

Pada 1486, dia mendesain suatu benda terbang, yang mirip dengan helikopter. Da Vinci juga menggambar anatomi tubuh manusia, yang berguna bagi studi ilmu medis.

April 6, 2011

Rahasia Dibalik Senyum Monalisa

Siapa yang tak terpesona dengan lukisan 'Mona Lisa Smile'? Sejumlah ilmuwan seni asal Prancis berhasil memecahkan sejumlah rahasia di balik pesona karya legendaris Leonardo da Vinci itu.

Para pakar dari Pusat Penelitian dan Restorasi Museum Prancis itu menemukan bahwa lukisan da Vinci dilakukan dengan teknik lapis ekstratipis. Da Vinci menerapkan 30 lapisan untuk lukisannya yang mengagumkan. Setiap lapis hanya setebal 40 mikrometer, setengah dari ketebalan rambut.

"Teknik itu disebut sfumato," kat salah satu peneliti, Philippe Walter. Teknik itulah yang membuat da Vinci berhasil menciptakan ilusi dan bayangan menakjubkan dalam lukisannya.

Tak hanya lukisan 'Mona Lisa Smile', tim juga meneliti enam lukisan karya da Vinci lainnya yang seluruhnya tersimpan di museum Louvre. Penelitian dilakukan dengan teknis X-ray fluorescence spectroscopy untuk mempelajari lapisan cat dan komposisi kimianya.

Mereka membawa peralatan berteknologi tinggi itu ke museum saat tutup dan mengamati wajah potret ', yang merupakan simbol dari Sfumato. Proyek ini dikembangkan melalui kerjasama dengan European Synchrotron Radiation Facility di Grenoble.

"Sekarang kita bisa mengetahui campuran pigmen yang digunakan da Vinci untuk setiap lapisan lukisannya," kata Walter. "Dan, itu sangat, sangat penting untuk memahami teknik ini."

Analisis dari sejumlah lukisan itu mengungkap bahwa da Vinci terus mencoba metode baru dalam setiap karyanya. Dalam 'Mona Lisa Smile', da Vinci menggunakan oksida mangan untuk menciptakan dimensi. Ia juga menggunakan tembaga, bahkan glasir.

Catatan sejarah mengungkap, 'Mona Lisa Smile' adalah lukisan Lisa Gherardini, istri Francesco del Giocondo, seorang pedagang asal Florence. Da Vinci mulai melukis itu pada tahun 1503. Giorgio Vasari, pelukis abad ke-16 dan penulis biografi da Vinci dan seniman lainnya, menulis bahwa da Vinci menyempurnakan lukisan itu selama empat tahun.

Bongkar Kuburan, Demi Kuak Misteri Mona Lisa

Tak ada lukisan di dunia yang semisterius Mona Lisa. Masterpiece karya Leonardo Da Vinci ini diyakini menyimpan banyak simbol tersembunyi: dari simbol 'LV' di matanya, angka '72 di lengkung jembatan di latar lukisan, sampai senyumannya yang jadi teka-teki. Yang juga tak kalah bikin penasaran, siapa sebenarnya orang yang dijadikan model lukisan ini.

Ilmuwan dan investigator seni berjuang keras untuk memecahkan misteri ini. Mereka bahkan berencana melakukan aksi nekad: membongkar kuburan Lisa Gherardini Del Giocondo di Biara Saint Orsola, Florence -- mengambil DNA-nya, dan merekonstruksi wajahnya.

Tim ilmuwan ini dipimpin Silvano Vinceti, investigator seni yang dijuluki 'Indiana Jones modern'. Tim ini berangkat dari dugan kuat bahwa bangsawan Lisa Gherardini adalah sosok di balik senyum misterius Mona Lisa -- lukisan berusia 500 tahun yang paling dikenal di seluruh dunia.

"Survei awal dari bangunan itu mengungkap keberadaan ruangan bawah tanah berusia 500 tahun. Kami yakin, itu adalah lokasi peristirahatan Lisa Gherardini, yang menginspirasi lukisan Mona Lisa," kata Vinceti, seperti dimuat Daily Mail, Rabu 6 April 2011.

"Kami akan mengkomparasikan DNA yang ditemukan dari tulang-belulang dengan DNA dua jasad lain di dua gereja berbeda di Florence -- di mana dua anak Lisa Gherardini dimakamkan."

Lisa Gheradini, yang meninggal pada 1542, adalah istri seorang saudagar sutra kaya bernama Francesco del Giocondo. Di Italia, lukisan Mona Lisa dikenal sebagai La Gioconda.

Sebelumnya, para sejarawan telah menemukan sertifikat kematiannya yang memberi informasi lokasi kuburan itu, namun ada kekhawatiran bahwa setelah 500 tahun, ruang bawah tanah itu mungkin telah bergeser.

Kekhawatiran lain, penduduk lokal memberikan informasi pada tim bahwa, 30 tahun lalu reruntuhan biara tersebut dibuldozer dan berubah menjadi tempat pembuangan sampah.

Penggalian yang akan dimulai akhir bulan ini mendapat dukungan dari Dewan Florence.

Ini bukan kali pertama Profesor Vinceti membongkar kuburan untuk menyibak misteri. Ia pernah menggunakan teknik yang sama mencari dan mengidentifikasi jasad Caravaggio, salah satu master Renaissance.

Vincenti juga yang menguak pesan tersembunyi di mata Mona Lisa setelah memeriksanya dengan kaca pembesar super.

Untuk diketahui, Da Vinci mulai melukis Mona Lisa di tahun 1503 atau 1504 dan menyelesaikannya pada tahun 1519, tak lama setelah ia pindah ke Prancis, dan lalu meninggal dunia.

Pada Agustus 1911 lukisan itu sempat dicuri oleh seorang karyawan di Louvre yang berasal dari Italia. Si pencuri merasa, Mona Lisa harus dipulangkan ke tanah airnya: Italia.

Tak hanya dicuri, Mona Lisa juga mengalami serangan vandalisme pada tahun 1956. Sejak itu, Mona Lisa dipamerkan di balik kaca anti peluru - yang melindunginya dari serangan terakhir tahun lalu ketika seorang wanita Rusia marah karena permohonan menjadi warga negara Prancisnya ditolak -- melemparkan cangkir teh ke arah Mona Lisa.

March 19, 2011

My Drawings

Setiap orang pasti memiliki keahlian atau bakat di suatu bidang seni, begitu pula saya. Memang, gambar-gambar saya kebanyakan tiruan, tapi saya bukan plagiator. Ini adalah beberapa dari gambar saya.

Yahiko (Naruto)

Azuma Yunoki (La Corda d'Oro Primo Passo)

Edward van Hohenheim (Fullmetal Alchemist)

Sabaku no Gaara (Naruto)

Hotaru (Samurai Deeper Kyo)

Minato Namikaze/Yondaime Hokage (Naruto)

Seiichi Nagano (Original)

Uchiha Sasuke (Naruto)

Yukimura Sanada (Samurai Deeper Kyo)

Bagaimana menurut anda?

February 26, 2011

Cosplay

Cosplay (コスプレ Kosupure) adalah istilah bahasa Inggris buatan Jepang (wasei-eigo) yang berasal dari gabungan kata "costume" (kostum) dan "play" (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, manhwa, dongeng, video game, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun. Pelaku cosplay disebut cosplayer, Di kalangan penggemar, cosplayer juga disingkat sebagai layer.
Di Jepang, peserta cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dōjin circle), seperti Comic Market, atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual kei. Penggemar cosplay termasuk cosplayer maupun bukan cosplayer sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, yaitu Amerika, RRC, Eropa, Filipina, maupun Indonesia.
Sejak paruh kedua tahun 1960-an, penggemar cerita dan film fiksi ilmiah di Amerika Serikat sering mengadakan konveksi fiksi ilmiah. Peserta konvensi mengenakan kostum seperti yang yang dikenakan tokoh-tokoh film fiksi ilmiah seperti Star Trek. Budaya Amerika Serikat sejak dulu mengenal bentuk-bentuk pesta topeng (masquerade) seperti dalam perayaan Haloween dan Paskah.
Tradisi penyelenggaraan konvensi fiksi ilmiah sampai ke Jepang pada dekade 1970-an dalam bentuk acara peragaan kostum (costume show). Di Jepang, peragaan "cosplay" pertama kali dilangsungkan tahun 1978 di Ashinoko, Prefektur Kanagawa dalam bentuk pesta topeng konvensi fiksi ilmiah Nihon SF Taikai ke-17. Kritikus fiksi ilmiah Mari Kotani menghadiri konvensi dengan mengenakan kostum seperti tokoh dalam gambar sampul cerita A Fighting Man of Mars karya Edgar rice Burrough. Tidak hanya Mari Kotani menghadiri Nihon SF Taikai sambil ber-cosplay. Direktur perusahaan animasi Gainax, Yasuhiro Takeda memakai kostum tokoh Star Wars.
Pada waktu itu, peserta konvensi menyangka Mari Kotani mengenakan kostum tokoh manga Triton of the Sea karya Osamu Tezuka. Kotani sendiri tidak berusaha keras membantahnya, sehingga media massa sering menulis kostum Triton of the Sea sebagai kostum cosplay pertama yang dikenakan di Jepang. Selanjutnya, kontes cosplay dijadikan acara tetap sejak Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980. Peserta mengenakan kostum Superman, Atom Boy, serta tokoh dalam Toki o Kakeru Shoujo dan film Virus. Selain di Comic Maarket, acara cosplay menjadi semakin sering diadakan dalam acara pameran doujinshi dan pertemuan penggemar fiksi ilmiah di Jepang.
Majalah anime di Jepang sedikit demi sedikit mulai memuat berita tentang acara cosplay di pameran dan penjualan terbitan doujinshi. Liputan besar-besaran pertama kali dilakukan majalah Fanroad edisi perdana bulan Agustus 1980. Edisi tersebut memuat berita khusus tentang munculnya kelompok anak muda yang disebut "Tominoko-zoku" ber-cosplay di kawasan Harajuku dengan mengenakan kostum baju bergerak Gundam. Kelompok "Tominoko-zoku" dikabarkan muncul sebagai tandingan bagi Takenoko-zoku (kelompok anak muda berpakaian aneh yang waktu itu meramaikan kawasan Harajuku). Istilah "Tominoko-zoku" diambil dari nama sutradara film animasi Gundam, Yoshiyuki Tomino, dan sekaligus merupakan parodi dari istilah Takenoko-zoku. Foto peserta cosplay yang menari-nari sambil mengenakan kostum robot Gundam juga ikut dimuat. Walaupun sebenarnya artikel tentang Tominoko-zoku hanya dimaksudkan untuk mencari sensasi, artikel tersebut berhasil menjadikan "cosplay" sebagai istilah umum di kalangan penggemar anime.
Sebelum istilah cosplay digunakan oleh media massa elektronik, asisten penyiar Minky Yasu sudah sering melakukan cosplay. Kostum tokoh Minky Momo sering dikenakan Minky Yasu dalam acara temu darat mami no RADI-karu communication yang disiarkan antara lain oleh Radio Tokai sejak tahun 1984. Selanjutnya, acara radio yang sama mulai mengadakan kontes cosplay. Dari tahun 1989 hingga 1995, di tv ashahi ditayangkan ranking kostum cosplay yang sedang populer dalam acara Hanakin Data Land.
Sekitar tahun 1985, hobi cosplay semakin meluas di Jepang karena cosplay telah menjadi sesuatu hal yang mudah dilakukan. Pada waktu itu kebetulan tokoh Kapten Tsubasa sedang populer, dan hanya dengan kaus T-shirt pemain bola Kapten Tsubasa, orang sudah bisa "ber-cosplay". Kegiatan cosplay dikabarkan mulai menjadi kegiatan berkelompok sejak tahun 1986. Sejak itu pula mulai bermunculan fotografer amatir (disebut kamera-kozō) yang senang memotret kegiatan cosplay.
Cosplayer adalah orang yang mengenakan pakaian/kostum/cosplay. Kebanyakan costume yang digunakan dari Jepang. Di Indonesia sangat jarang ditemukan Cosplayer yang mengenakan pakaian dari komik luar asia, beberapa menggunakan tipe eropa tetapi dikarenakan di ambil dari manga/manwa bukan dari komik luar asia.
Secara umum cosplay dinilai sama. Tetapi tak langsung dalam beberapa event yang terjadi di Indonesia sering dilakukan pembagian/kategori cosplay.
• Cosplay anime/manga. Cosplay yang berasal dari anime maupun manga. Biasanya manhwa termasuk didalamnya termasuk comic dari amerika.
• Cosplay Game. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter di Game.
• Cosplay Tokusatsu. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter di film tokusatsu.
• Cosplay Gothic. Cosplay yang berasal atau mengambil dari karakter bernuansa gelap atau Gothic. Biasanya digabung dengan Lolita.
• Cosplay Original. Cosplay yang benar-benar original tidak ada di anime, tokusatsu dan lainnya. Atau memiliki dasar yang sama seperti tokoh game Kingdom heart misalnya: Sora (Kingdom Heart) tetapi berbentuk metalic (modern)
• Harajuku Style. Beberapa cosplayer sering menduga Harajuku style adalah bagian dari cosplay. Beberapa Harajuku style muncul di manga/anime seperti Nana.
Pada awalnya cosplay tidak begitu banyak di kenal di Indonesia. Pada awal 2000-an, beberapa event seperti Gelar Jepang UI mengadakan Event Cosplay. Tetapi saat itu belum ada yang berminat, cosplay pertama saat itu hanyalah EO dari acara Gelar Jepang tersebut.
Beranjak dari Event Jepang, beberapa pemuda-pemudi (kebanyakan pemudi) di Bandung memperkenalkan gaya Harajuku dan hadirnya cosplayer pertama yang bukan merupakan EO saat itu. Berlanjut hingga sekarang, hampir tiap bulannya selalu ada event cosplay di Jakarta, dan di kota-kota besar di Indonesia.
Beberapa event yang sering hadir adalah:
• Gelar Jepang. Biasanya ada di Universitas. Umumnya di Universitas Indonesia.
• Bunkasai. Biasanya ada di Universitas.
• Hellofest.
• Animonster event. Beberapa event yang disponsori oleh animonster termasuk event cosplay di dalamnya.
• Extravaganza, Cosplayer berdialog kocak, cosplay kartun Nickelodeon dan anime Jepang dijadikan satu dalam Extravaganza di bagian cerita yang berjudul "Sasuke", Putri Salju muncul dibagian selanjutnya.

Dah dulu ya. Jaa…

February 25, 2011

Kau, Malaikatku

Tiap pagi, ku lihat dirimu.
Indah sempurna, bagai malaikat.
Kaulah mahakarya Tuhan yang terelok.
Tak dapat kutemukan satu cela pun darimu.
.
Senyummu sihir aku.
Tatap matamu buatku terpana.
Suaramu mendetakkan jantungku lebih cepat.
Ah, begitu sempurna kau dimataku.
.
Aku tak peduli kata mereka.
Bisikan sumbang tentangmu.
Bagiku, hanya angin lalu.
Karena kaulah makhluk terindah.
.
Memandangmu adalah kebiasaanku.
Mengawasimu adalah kegemaranku.
Aku sadar, semua tetap saja sia-sia.
Tapi, begitu sulit lepaskanmu.
.
Tidak, aku bahkan tak mau melepasmu.
Dirimu terlalu berharga.
Entah aku gila, aku tak paham.
Kaulah penguasa hatiku.
.
Memelukmu adalah mimpiku.
Menyentuhmu adalah anganku.
Memilikimu adalah keinginanku.
Meski kutahu semuanya mustahil.
.
Entah kenapa kubiarkan diriku berharap.
Demi takdir, biarkan ku bermimpi.
Seolah memilikinya, seolah punyainya.
Biarpun hatiku kembali tersayat.
Biar airmataku menetes lagi.
.
Kenapa harus dia?
Yang jadi mentariku, mengapa?
Pada langit luas, kutanyakan semuanya.
Tapi, ia hanya diam membisu.
.
Oh, andaikan dia paham perasaanku.
Andai tak ada yang mustahil.
Andai langit dan bumi bisa bersatu.
Tapi, berjuta tetes airmata takkan mengabulkannya.
.
Memandangnya, hanya itu yang bisa kulakukan.
Bagai bunga yang merindukan sinar mentari.
Aku merindukan kehangatan.
Yang mustahil kudapatkan.
Bahkan mungkin, tak kudapat darimu.

Begitu Dekat, dalam Mimpi

Saat kau dalam pelukku
Seakan dunia begitu tenang
Harmoni terus bermain, hanya tuk kita berdua
Kau dan aku, begitu dekat
Saat aku bersamamu
Begitu dekat, begitu hidup
.
Hidup terus berlanjut
Mimpi indahku harus berakhir
Ku ikat ucapan selamat tinggal
Namun, ku seakan tak tahu
Begitu dekat saat ku menunggu, menunggu kehadiranmu
Sekarang, tuk selamanya ku paham
Yang ku ingin hanya mendekapmu
Begitu erat, erat dan dalam
.
Terlalu nyaris tuk raih akhir yang manis
Hampir ku percaya kali ini bukan permainan
Dan kini saat kau disini
Ku rasakan kau begitu jauh
Begitu dekat, kau dan aku
Namun begitu mustahil tuk ku gapai
.
Beritahu aku caranya
Bagiku tuk lewati kisah tak berakhir ini
Jika ku harus kehilanganmu
Amat nyaris bagi diriku
Tuk genggam akhir yang indah itu
Hampir ku yakin semua adalah nyata
Teruslah bermimpi, karena kita tahu
Kau dan aku begitu dekat
Namun juga begitu jauh
.
Seakan kaulah mimpi indahku
Yang tak kan pernah jadi nyata
Bunga abadi yang takkan pernah ku miliki
Terlalu indah, terlalu semerbak dirimu
Terlalu hina aku tuk menyentuh engkau
.
Ku mohon, biarkan ku pandang kau
Sebentar, hanya sebentar lagi
Jangan bangunkan aku dari tidurku
Belum ingin ku berhenti bermimpi
Tetaplah dalam kenanganku, sebentar saja
Sampai nanti ku terjaga
Terbangun, dari mimpi indahku...

Aku dan Malaikatku

Muakkah engkau, hai malaikat
Melihat manusia fana ini mengejarmu
Memngikuti dirimu dengan tatapannya yang hina
Bencikah kau
Saat aku menantimu
Terus berharap tuk dekat denganmu
.
Pahamkah kau
Saat bulan tetap mengejar matahari
Walau sang matahari tetap manjauhinya
Tahukah kau, betapa sakit yang dirasa sang bulan?
Sementara sang bintang yang temaninya selalu tak tampak
Menghilang, seolah ditelan awan malam

.
Saat bunga itu memandang rumput
Menatapnya dengan tatapan memuakkan
Sebegitu rendahkan aku bagimu
Bahkan, mendengarku pun kau enggan
Apa salahku padamu?
Malam berteriak sendu, namamu dipanggilnya
Tidakkah kau dengar?
.
Tulikah kau pada desah suaraku?
Tiap waktu, tiap detik kupanggil, kusebut namamu
Mengapa, malaikatku
Kau abaikan aku, salahkah aku?
Salahkah hatiku yang lancang mencinta
Mencoba mendekati dirimu yang begitu sempurna
.
Biar kuteguk candu asmara yang fana
Walau nanti kan kuteteskan air mata
Biar, berilah daku kenikmatan sesaat
Walau nanti hatiku perih
Datanglah, mendekatlah padaku
Walau hanya sesaat
Biar kunikmati anggur kasihmu
.
Jangan halangi penantianku
Biarkan aku, makhluk hina ini
Biarkan ku terus menantimu, malaikatku
Sampai nanti, sampai hancur sayapmu...

Koinobori

Pernah dengar 'Koinobori'? Koinobori (こいのぼり, 鯉のぼり, atau 鯉幟, bendera koi) adalah bendera berbentuk ikan koi yang dikibarkan di rumah-rumah di Jepang oleh orang tua yang memiliki anak laki-laki. Pengibaran koinobori dilakukan untuk menyambut perayaan Tango no Sekku (hari untuk merayakan kesehatan dan pertumbuhan anak laki-laki).
Menurut penanggalan Imlek, Tango no Sekku jatuh pada tanggal 5 bulan 5 saat Asia Timur mengalami musim hujan. Namun, sejak Jepang menggunakan kalender Gregorian, koinobori dirayakan hingga tanggal 5 bulan 5. Kalau dulu koinobori berkibar di tengah hujan, sekarang koinobori mengingatkan Jepang akan indahnya langit musim semi.

Satu set koinobori terdiri dari:
* Ryudama (bola naga) : bola yang biasa dipasang di puncak tiang koinobori.
* Yaguruma : roda berjari-jari anak panah yang dipasang di bawah ryudama.
* Fukiganashi : sarung angin berhiaskan panji-panji 5 warna.
* Magoi (koinobori hitam) : melambangkan ayah.
* Higoi (koinobori merah) : pada zaman sekarang, melambangkan ibu.

Pada zaman sekarang, koinobori merah melambangkan ibu, koinobori biru melambangkan putra sulung, koinobori hijau melambangkan putra kedua.

Sekian dulu soal koinobori.

Jaa ne.

February 21, 2011

Fotografi Langit Mendung

Langit seringkali dianggap orang sebagai sesuatu yang biasa, simple, dan membosankan. Namun, coba lihat dari sudut pandang yang baru. Langit yang biasa "membosankan" bisa jadi amat menarik. Terlebih lagi langit mendung. Dengan sudut pandang yang tepat, langit mendung yang menakutkan dapat diubah menjadi panorama yang amat indah. 

Berikut contoh fotografi langit mendung yang mungkin bisa membuat anda terpesona.















February 20, 2011

Manga

Manga (漫画) (baca: man-ga, atau ma-ng-ga) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) (baca: man-ga-ka, atau ma-ng-ga-ka) adalah orang yang menggambar manga.
Manga di Jepang
Majalah-majalah manga di Jepang biasanya terdiri dari beberapa judul komik yang masing-masing mengisi sekitar 30-40 halaman majalah itu (satu chapter/bab). Majalah-majalah tersebut sendiri biasanya mempunyai tebal berkisar antara 200 hingga 850 halaman. Sebuah judul manga yang sukses dapat terbit hingga bertahun-tahun seperti "ジョジョの奇妙 な冒険 / Jojo no Kimyō na Bōken / JoJo's Bizarre Adventure / Misi Rahasia". Umumnya, judul-judul yang sukses dapat diangkat untuk dijadikan dalam bentuk animasi (atau sekarang lebih dikenal dengan istilah ANIME) contohnya adalah seperti Naruto, Bleach dan One Piece.

Beberapa manga cerita aslinya bisa diangkat berdasarkan dari novel / visual novel, contohnya adalah "Basilisk" (tidak beredar di Indonesia) berdasarkan dari novel "甲賀忍法帖, Kōga Ninpōchō" oleh Futaro Yamada, yang menceritakan pertarungan antara klan ninja Tsubagakure Iga dan klan ninja Manjidani Koga. Ada juga yang mengangkat dari segi sejarah, seperti sejarah Tiga Kerajaan (The Three Kingdom) seperti Legenda Naga (Ryuuroden) dan sejarah-sejarah Jepang, kadang ada yang memakai nama yang benar benar ada, ada juga yang memakai tokoh fiktif
Setelah beberapa lama, cerita-cerita dari majalah itu akan dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku berukuran biasa, yang disebut tankōbon (atau kadang dikenal sebagai istilah volume). Komik dalam bentuk ini biasanya dicetak di atas kertas berkualitas tinggi dan berguna buat orang-orang yang tidak atau malas membeli majalah-majalah manga yang terbit mingguan yang memiliki beragam campuran cerita/judul. Dari bentuk tankōbon inilah manga biasanya diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain di negara-negara lain seperti Indonesia.
Untuk beberapa judul (yang sukses) bahkan telah/akan dibuat versi manusia (Live Action, atau kadang disingkat sebagai L.A. di Jepang), beberapa judul yang telah diangkat menjadi Live Action adalah Death Note, Detektif Conan, GeGeGe no Kintaro, Cutie Honie, Casshern, DevilMan, Saigake!! Otokojuku dan lain lain.
Lebih lanjut sebagian judul juga akan dibuat remake kembali secara internasional oleh produsen di luar negara Jepang, seperti Amerika, yang membuat film Live Action Dragon Ball versi Hollywood (20'th Century Fox), dan kabarnya juga akan dibuat versi live action dari Death Note oleh pihak produser barat.
Berdasarkan jenis pembaca
  • Manga yang khusus ditujukan untuk anak-anak disebut kodomo (子供) — untuk anak-anak.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk (Wanita) dewasa disebut josei (女性) (atau redikomi) — wanita.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk dewasa disebut seinen (青年) — pria.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk perempuan disebut shojo (少女) — remaja perempuan.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shonen (少年) — remaja lelaki.
Banyak dari jenis-jenis ini juga berlaku untuk anime dan permainan komputer Jepang.
Dua penerbit manga terbesar di Jepang adalah Shogakukan (小学館) dan Shueisha (集英社).
Gaya Penggambaran
Rata-rata mangaka di Jepang menggunakan gaya/style sederhana dalam menggambar manga. Tetapi, gambar latar belakangnya hampir semua manga digambar serealistis mungkin, biarpun gambar karakternya benar-benar sederhana. Para mangaka menggambar sederhana khususnya pada bagian muka, dengan ciri khas mata besar, mulut kecil dan hidung sejumput. Ada juga gaya menggambar Lolicon maupun Shotacon.
Tidak semua manga digambarkan dengan sederhana. Beberapa mangaka menggunakan style yang realistis, walaupun dalam beberapa elemen masih bisa dikategorikan manga. Seperti contohnya Vagabond, karya Takehiko Inoue yang menonjolkan penggunaan arsir, proporsi seimbang dan setting yang realistis. Tetap, Vagabond dikategorikan manga karena gaya penggambaran mata, serta beberapa bagian yang simpel. Manga juga biasa digambar dalam monochrome dan gradasinya yang biasa disebut tone.
Untuk komik jangka panjang atau yang memiliki ratusan volume, umumnya seiring dengan perkembangan waktu, para mangaka akan mengalami perubahan goresan yang cukup signifikan. Contoh yang umum di Indonesia mungkin karaya Hojo Tsukasa yang dari Cat Eyes berubah menjadi seperti dalam City Hunter. Atau karya lain Ah! My Goddess yang dimulai sejak 1988 dan sampai sekarang masih terus berjalan. One Piece dan Naruto pun cukup berubah bila dibandingkan pada goresan volume-volume awal.
Doujinshi
Doujinshi adalah sebutan bagi manga yang dibuat oleh fans manga tersebut yang memiliki alur cerita atau ending yang berbeda dari manga aslinya. Para fans ini biasa mendistribusikannya dari tangan ke tangan, dijual secara indie di toko doujinshi, atau mengikuti konvensi akbar doujinshi yang biasa disebut Comicket. Disini dijual ribuan judul doujinshi tiap tahunnya. Pengunjungnya bisa mencapai 400.000 orang.
Doujinshi sendiri kadang menjadi batu loncatan seseorang/kelompok untuk menjadi mangaka. Ken Akamatsu (Love Hina, Negima) juga sering membuat dojin karyanya sendiri. Manga yang bertema hentai biasanya adalah dojin dari manga tertentu yang sudah terkenal. Biasanya karakter manga tersebut memang didesain untuk jadi "sasaran" para dojin-ka (sebutan bagi para pembuat dojin, sama seperi manga-ka).
Manga di Indonesia
Penerbit
Dua penerbit manga terbesar di Indonesia adalah Elex Media Komputindo dan M&C Comics yang merupakan bagian dari kelompok Gramedia. Sekitar tahun 2005, kelompok Gramedia juga telah menghadirkan Level Comics, yang lebih terfokus pada penerbitan manga-manga bergenre Seinen (dewasa).
Terdapat beberapa penerbit ilegal di Indonesia, namun tampaknya peredarannya hanya sebatas di wilayah kota kota besar, karena untuk beberapa daerah tidak ditemukan komik-komik jenis ini. Perbedaan yang mencolok dari penerbit ilegal ini, mereka tampak lebih terbuka terhadap sensor dibandingkan dengan manga terbitan Elex yang jauh lebih ketat dalam hal sensor.
Format Baca dan Kejanggalan
Aslinya bahasa Jepang biasanya ditulis dari kanan ke kiri, sehingga penggambaran manga dan ditulis dengan sistem seperti ini di Jepang, yang umum disebut sebagai istilahnya "raw" (mentah). Hal ini berbeda dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang biasa membaca dari kiri (atau sebagai patokan cover depan ada di bagian kiri) ke kanan. Sebelum tahun 2000-an, menyikapi masalah perbedaan budaya ini, ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia gambar dan halamannya umumnya di-flip sehingga dapat dibaca dari kiri ke kanan. Hal ini menyebabkan sering terlihat tokoh tokoh dalam komik terlihat kidal (penggunaan tangan kiri yang dominan) dan sedikit aneh.
Untuk beberapa manga yang tidak mempermasalahkan keadaan terbalik ini, hal semacam ini tidak terlalu dipermasalahkan, namun kerancuan menjadi sangat mengganggu dalam terjemahan manga genre detektif seperti Detective Conan, Q.E.D atau Detective Kindaichi yang sering memberikan informasi/petunjuk yang sangat menyesatkan pembaca karena pada bagian cerita di bab depan tidak sesuai dengan hasil deduksi/kesimpulan dari tokoh utama maupun fakta yang tergambar dalam cerita. Bahkan dalam suatu buku cerita, kadangkala hanya satu panel yang dibalik (pada bagian deduksi) yang semakin memperparah inti cerita. (lihat gambar di samping)
Manga pertama yang mepertahankan format seperti format Jepang asli (raw) adalah Rurouni Kenshin. Selain itu, beberapa penulis komik seperti Takehiko Inoue yang menciptakan komik Slam Dunk tidak setuju karya mereka diubah begitu saja dan minta agar karya mereka dibiarkan dalam format aslinya (raw). Kini, manga-manga yang terbit di Indonesia biasanya sudah diterbitkan dalam format aslinya, terutama untuk pernerbit terbitan "LEVEL COMICS" semuannya sudah mengikuti format asli RAW Jepang, kecuali untuk beberapa judul dari penerbit "Elex Media Komputindo" yang sebagian ada yang telah mulai diterbitkan sebelum tahun 2000-an.
Beberapa judul (yang telah diterjemahkan / dikenal dalam bahasa Indonesia) yang telah memakai format baca ala jepang (raw) adalah :
  • Monster (2003) M&C!
  • Comic Bomber (2008) Elex Media Komputindo
  • ROAD to St. ANDREWS DANDOH XI (2008) Elex Media Komputindo
  • AEGIS in the DARK (2008) Elex Media Komputindo
  • C.M.B. (2008) Elex Media Komputindo
  • Kungfu Boy Legends (2008) Elex Media Komputindo
  • A.S.Animal Sense (2008) Elex Media Komputindo
  • Yotsuba &! (2008) Elex Media Komputindo
  • Azumanga DAIOH Elex Media Komputindo
  • ONE PIECE Elex Media Komputindo
  • Gash Bell M&C!
  • Ghost Sweeper Mikami Elex Media Komputindo
Pengaruh pada kultur di Indonesia
Karena banyaknya manga yang diterbitakan di Indonesia sejak dari zaman Doraemon, Candy Candy, Detective Conan, maupun Kung Fu Boy yang membanjiri pasar Indonesia yang berlangsung selama bertahun-tahun dengan distribusi yang cukup teratur sehingga menyebabkan manga terbitan Elex Media Komputindo sangat mudah diperoleh apabila dibandingkan dengan peredaran komik Eropa/Amerika yang relatif lebih susah dan lebih mahal, kecuali Donal Bebek yang masih bisa didapat secara teratur tiap minggunya.
Hal ini mengakibatkan terjadinya debat kusir pada proses pembentukan komik karya "Indonesia", karena secara tidak langsung banyak generasi komikus muda di Indonesia baik tanpa sadar maupun sadar, terpengaruh oleh gaya aliran Jepang (manga) ini. Hal ini pun masih diperdebatkan, namun mengingat dengan beberapa pengarang asal Korea dan Hong Kong yang memiliki goretan yang cukup mirip dengan manga Jepang, harusnya hal ini tidak dipermasalahkan.
Di Indonesia juga terdapat komunitas-komunitas penggemar manga dan anime. Biasanya mereka berkumpul dan berbagi dengan penggemar lain lewat internet atau berkumpul di suatu tempat. Para penggemar yang bertemu di internet/forum biasa mengadakan gathering (pertemuan) untuk saling berjumpa satu sama lain.
Iklan televisi
Ada sebuah iklan produk makanan yang memakai tokoh yang sangat mirip dengan tokoh Kamen Rider dan baltan (Ultraman) yang disebut lobstozilla. Namun iklan ini lebih mirip jiplakan secara kasar daripada sebuah pengaruh.
Kontroversi
Sekitar tahun 2005 - 2007, penerbit Indonesia seperti Level Comics, berani menerbitkan manga yang berbau DEWASA (Seinen). Pada awal kemunculannya, ini sempat ditentang keras. Bahkan manga Vagabond sempat ditarik dari peredaran. Setelah pemberlakuan sensor yang lebih ketat, para penerbit tidak lagi diprotes oleh para ibu yang anaknya membaca manga-manga tersebut. Manga juga sering dinilai tidak mengindahkan rating karena pencantumannya kurang mengena oleh sebagian kalangan yang menilai.
Manga di luar Jepang
Manga telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa di negara-negara di luar Jepang termasuk Cina, Perancis, Italia, Malaysia, Indonesia dan lainnya. Untuk beberapa negara terdapat sebutan tersendiri untuk menyebut komik:
Sekian dulu tentang manga.
Jaa ne, domo arigatou gozaimasu.

February 15, 2011

Kagaya Art

Kagaya Art diciptakan oleh seorang seniman lukisan digital Jepang yang bernama Kagaya Yutaka. Kagaya Yutaka (Jepang: カガヤ) lahir pada tahun 1968 di Prefektur Saitama. Kagaya terkenal oleh gambarnya yang memiliki detail yang rumit dan warna-warna yang spektakuler, serta seringkali menggunakan warna biru dan elemen 'cahaya'. Kagaya paling menyukai langit biru dengan hiasan-hiasan bintang.

Kagaya lebih terkenal di Amerika Utara daripada di Jepang karena karyanya yang mengandung gaya barat. Ia hanya menggunakan wanita barat (yang hanya bisa berbicara bahasa Jepang sedikit-sedikit) sebagai bagian dalam karyanya karena rata-rata mereka lebih tinggi daripada wanita Jepang pada umumnya.

Kagaya merilis DVD pada 23 Februari 2007, disebut Fantasy Railroad in the Stars (銀河 鉄道 の 夜), dengan Kenji Miyazawa. DVD ini mengisahkan tentang seorang anak laki-laki bermimpi bepergian dengan kereta melintasi Bima Sakti. Kisah ini dinarasikan oleh Kuwashima Houko, seorang pengisi suara Jepang yang terkenal.

Berikut beberapa dari karyanya:














Selain itu, masih banyak lagi karya Kagaya yang belum anda lihat. Ada beberapa versi dari Kagaya, termasuk Kagaya Zodiac Art. Tertarik dengan pesonanya?