Showing posts with label Lukisan. Show all posts
Showing posts with label Lukisan. Show all posts

June 20, 2011

Ditemukan Naskah Misterius Da Vinci

Sebuah manuskrip kuno ditemukan di suatu perpustakan umum di Kota Nantes, Prancis. Kalangan peneliti menduga, manuskrip abad ke-15 itu merupakan hasil pemikiran seorang filsuf merangkap artis dan teknokrat jenius Italia, Leonardo da Vinci.

Harian The Guardian mengungkapkan, naskah itu disimpan begitu di dalam lemari selama sekitar satu setengah abad. Itu merupakan bagian dari 5.000 dokumen yang disumbangkan kepada kota Nantes pada 1872 oleh seorang kolektor kaya, Pierre-Antoine Labouchere.

Seorang jurnalis di Nantes belum lama ini mengungkapkan manuskrip yang lama tak tersentuh itu berdasarkan referensi yang dia pelajari. Tidak disebut, kapan persisnya penemuan dokumen itu.

Naskah yang diduga tulisan da Vinci itu masih dipelajari. "Dia kemungkinan besar menulis bahasa Italia kuno abad ke-15 dan mungkin pula bahasa lain. Maka, tulisannya harus diteliti," kata Agnes Macetteau, kepala perpustakaan Nantes.

Ini merupakan penemuan berharga kedua dari koleksi Labouchere. Penemuan pertama, pada 2008, berupa naskah aransemen simfoni milik Wolfgang Amadeus Mozart.

Hidup semasa 1452-1519, da Vinci merupakan salah seorang tokoh terkemuka di Italia sekaligus jadi simbol masa kebangkitan Eropa, yaitu Renaissance. Selain menghasilkan sejumlah lukisan terkenal, diantaranya Mona Lisa, da Vinci juga dikenal merancang sejumlah karya ilmiah.

Pada 1486, dia mendesain suatu benda terbang, yang mirip dengan helikopter. Da Vinci juga menggambar anatomi tubuh manusia, yang berguna bagi studi ilmu medis.

April 6, 2011

Rahasia Dibalik Senyum Monalisa

Siapa yang tak terpesona dengan lukisan 'Mona Lisa Smile'? Sejumlah ilmuwan seni asal Prancis berhasil memecahkan sejumlah rahasia di balik pesona karya legendaris Leonardo da Vinci itu.

Para pakar dari Pusat Penelitian dan Restorasi Museum Prancis itu menemukan bahwa lukisan da Vinci dilakukan dengan teknik lapis ekstratipis. Da Vinci menerapkan 30 lapisan untuk lukisannya yang mengagumkan. Setiap lapis hanya setebal 40 mikrometer, setengah dari ketebalan rambut.

"Teknik itu disebut sfumato," kat salah satu peneliti, Philippe Walter. Teknik itulah yang membuat da Vinci berhasil menciptakan ilusi dan bayangan menakjubkan dalam lukisannya.

Tak hanya lukisan 'Mona Lisa Smile', tim juga meneliti enam lukisan karya da Vinci lainnya yang seluruhnya tersimpan di museum Louvre. Penelitian dilakukan dengan teknis X-ray fluorescence spectroscopy untuk mempelajari lapisan cat dan komposisi kimianya.

Mereka membawa peralatan berteknologi tinggi itu ke museum saat tutup dan mengamati wajah potret ', yang merupakan simbol dari Sfumato. Proyek ini dikembangkan melalui kerjasama dengan European Synchrotron Radiation Facility di Grenoble.

"Sekarang kita bisa mengetahui campuran pigmen yang digunakan da Vinci untuk setiap lapisan lukisannya," kata Walter. "Dan, itu sangat, sangat penting untuk memahami teknik ini."

Analisis dari sejumlah lukisan itu mengungkap bahwa da Vinci terus mencoba metode baru dalam setiap karyanya. Dalam 'Mona Lisa Smile', da Vinci menggunakan oksida mangan untuk menciptakan dimensi. Ia juga menggunakan tembaga, bahkan glasir.

Catatan sejarah mengungkap, 'Mona Lisa Smile' adalah lukisan Lisa Gherardini, istri Francesco del Giocondo, seorang pedagang asal Florence. Da Vinci mulai melukis itu pada tahun 1503. Giorgio Vasari, pelukis abad ke-16 dan penulis biografi da Vinci dan seniman lainnya, menulis bahwa da Vinci menyempurnakan lukisan itu selama empat tahun.

Bongkar Kuburan, Demi Kuak Misteri Mona Lisa

Tak ada lukisan di dunia yang semisterius Mona Lisa. Masterpiece karya Leonardo Da Vinci ini diyakini menyimpan banyak simbol tersembunyi: dari simbol 'LV' di matanya, angka '72 di lengkung jembatan di latar lukisan, sampai senyumannya yang jadi teka-teki. Yang juga tak kalah bikin penasaran, siapa sebenarnya orang yang dijadikan model lukisan ini.

Ilmuwan dan investigator seni berjuang keras untuk memecahkan misteri ini. Mereka bahkan berencana melakukan aksi nekad: membongkar kuburan Lisa Gherardini Del Giocondo di Biara Saint Orsola, Florence -- mengambil DNA-nya, dan merekonstruksi wajahnya.

Tim ilmuwan ini dipimpin Silvano Vinceti, investigator seni yang dijuluki 'Indiana Jones modern'. Tim ini berangkat dari dugan kuat bahwa bangsawan Lisa Gherardini adalah sosok di balik senyum misterius Mona Lisa -- lukisan berusia 500 tahun yang paling dikenal di seluruh dunia.

"Survei awal dari bangunan itu mengungkap keberadaan ruangan bawah tanah berusia 500 tahun. Kami yakin, itu adalah lokasi peristirahatan Lisa Gherardini, yang menginspirasi lukisan Mona Lisa," kata Vinceti, seperti dimuat Daily Mail, Rabu 6 April 2011.

"Kami akan mengkomparasikan DNA yang ditemukan dari tulang-belulang dengan DNA dua jasad lain di dua gereja berbeda di Florence -- di mana dua anak Lisa Gherardini dimakamkan."

Lisa Gheradini, yang meninggal pada 1542, adalah istri seorang saudagar sutra kaya bernama Francesco del Giocondo. Di Italia, lukisan Mona Lisa dikenal sebagai La Gioconda.

Sebelumnya, para sejarawan telah menemukan sertifikat kematiannya yang memberi informasi lokasi kuburan itu, namun ada kekhawatiran bahwa setelah 500 tahun, ruang bawah tanah itu mungkin telah bergeser.

Kekhawatiran lain, penduduk lokal memberikan informasi pada tim bahwa, 30 tahun lalu reruntuhan biara tersebut dibuldozer dan berubah menjadi tempat pembuangan sampah.

Penggalian yang akan dimulai akhir bulan ini mendapat dukungan dari Dewan Florence.

Ini bukan kali pertama Profesor Vinceti membongkar kuburan untuk menyibak misteri. Ia pernah menggunakan teknik yang sama mencari dan mengidentifikasi jasad Caravaggio, salah satu master Renaissance.

Vincenti juga yang menguak pesan tersembunyi di mata Mona Lisa setelah memeriksanya dengan kaca pembesar super.

Untuk diketahui, Da Vinci mulai melukis Mona Lisa di tahun 1503 atau 1504 dan menyelesaikannya pada tahun 1519, tak lama setelah ia pindah ke Prancis, dan lalu meninggal dunia.

Pada Agustus 1911 lukisan itu sempat dicuri oleh seorang karyawan di Louvre yang berasal dari Italia. Si pencuri merasa, Mona Lisa harus dipulangkan ke tanah airnya: Italia.

Tak hanya dicuri, Mona Lisa juga mengalami serangan vandalisme pada tahun 1956. Sejak itu, Mona Lisa dipamerkan di balik kaca anti peluru - yang melindunginya dari serangan terakhir tahun lalu ketika seorang wanita Rusia marah karena permohonan menjadi warga negara Prancisnya ditolak -- melemparkan cangkir teh ke arah Mona Lisa.

March 19, 2011

My Drawings

Setiap orang pasti memiliki keahlian atau bakat di suatu bidang seni, begitu pula saya. Memang, gambar-gambar saya kebanyakan tiruan, tapi saya bukan plagiator. Ini adalah beberapa dari gambar saya.

Yahiko (Naruto)

Azuma Yunoki (La Corda d'Oro Primo Passo)

Edward van Hohenheim (Fullmetal Alchemist)

Sabaku no Gaara (Naruto)

Hotaru (Samurai Deeper Kyo)

Minato Namikaze/Yondaime Hokage (Naruto)

Seiichi Nagano (Original)

Uchiha Sasuke (Naruto)

Yukimura Sanada (Samurai Deeper Kyo)

Bagaimana menurut anda?

February 15, 2011

Kagaya Art

Kagaya Art diciptakan oleh seorang seniman lukisan digital Jepang yang bernama Kagaya Yutaka. Kagaya Yutaka (Jepang: カガヤ) lahir pada tahun 1968 di Prefektur Saitama. Kagaya terkenal oleh gambarnya yang memiliki detail yang rumit dan warna-warna yang spektakuler, serta seringkali menggunakan warna biru dan elemen 'cahaya'. Kagaya paling menyukai langit biru dengan hiasan-hiasan bintang.

Kagaya lebih terkenal di Amerika Utara daripada di Jepang karena karyanya yang mengandung gaya barat. Ia hanya menggunakan wanita barat (yang hanya bisa berbicara bahasa Jepang sedikit-sedikit) sebagai bagian dalam karyanya karena rata-rata mereka lebih tinggi daripada wanita Jepang pada umumnya.

Kagaya merilis DVD pada 23 Februari 2007, disebut Fantasy Railroad in the Stars (銀河 鉄道 の 夜), dengan Kenji Miyazawa. DVD ini mengisahkan tentang seorang anak laki-laki bermimpi bepergian dengan kereta melintasi Bima Sakti. Kisah ini dinarasikan oleh Kuwashima Houko, seorang pengisi suara Jepang yang terkenal.

Berikut beberapa dari karyanya:














Selain itu, masih banyak lagi karya Kagaya yang belum anda lihat. Ada beberapa versi dari Kagaya, termasuk Kagaya Zodiac Art. Tertarik dengan pesonanya?