June 20, 2011

Pemerkosa Ini Mati Jantungan Saat Beraksi

Seorang pria paruh baya di Texas, AS, menemui ajal saat sedang memperkosa. Korbannya adalah seorang nenek berusia 77 tahun.

Menurut stasiun televisi CBS News Selasa kemarin, peristiwa itu berlangsung pada 2 Juni lalu di rumah korban, yang terletak di kota pesisir Tivoli, negara bagian Texas. Pelaku perkosaan adalah seorang pria bernama Isabel Chavelo Gutierrez.

Polisi setempat mengungkapkan, pria berusia 53 tahun itu langsung merangsek ke rumah korban yang tengah sendirian untuk melampiaskan nafsu bejatnya. Korban merasa tidak berdaya karena diancam oleh todongan pisau.
Namun, menurut pengakuan korban, seperti dikutip harian lokal The Corpus Christie Caller, Gutierrez tiba-tiba berhenti beraksi. Nafasnya tersengal-sengal. Kepada korban, dia mengaku harus berhenti di tengah jalan karena merasa kurang enak badan.

Gutierrez lalu berupaya melanjutkan aksinya. Namun, tak lama kemudian dia tersungkur dan tidak bangkit lagi. Korban, yang tidak disebutkan identitasnya itu, mengaku mencium aroma alkohol dari nafas Gutierrez dan mengira pelaku tampaknya habis menenggak minuman keras.

Korban lalu menyelamatkan diri dengan mobil sambil mencari pertolongan dengan menelpon putrinya, yang akhirnya melapor ke polisi. Menurut penyelidikan awal, Gutierrez tampaknya mati akibat serangan jantung setelah bersepeda ke rumah korban di tengah cuaca panas.

Data polisi setempat mengungkapkan, Gutierrez rupanya penjahat kambuhan. Dia pernah dipenjara akibat kasus serangan seksual atas anak kecil pada 1986. Dia bebas dari penjara pada 2008.

Daging Sintesis dari Kotoran, Sehatkah?

Peneliti Jepang menemukan daging sintetis yang berasal dari kotoran manusia. Lantas, apakah temuan itu sehat untuk dikonsumsi manusia?

Menurut para ahli, secara teori temuan itu aman untuk dikonsumsi. Caranya, harus dimasak untuk mematikan penyakit beracun di dalamnya. "Pastikan makanan itu dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi," kata profesor keamanan makanan dari Kansas State University, Douglas Powell, sebagaimana dikutip dari laman livescience.com.

Untuk membuat daging sintetis ini, peneliti Jepang memisahkan protein dari bakteri dalam kotoran. Daging kotoran ini dihasilkan dengan mengekstrak kandungan dasar makanan, seperti karbohidrat, protein, dan lemak dalam kotoran dan mengombinasikan zat-zat itu kembali.

Daging sintetis yang dihasilkan terdiri dri 63 persen protein, 25 persen karbohidrat, tiga persen lemak, dan sembilan persen mineral. Protein dari kedelai ditambahkan dalam proses pembuatan untuk menambah rasa dan warna daging sintetis ini agar tampak lebih merah.

Powell sendiri mengaku tak memahami metode yang digunakan oleh ilmuan Jepang dalam menemukan daging sintetis ini. Tapi dia memperkirakan para ahli Jepang itu memanaskan kotoran terlebih dahulu sebelum mengolahnya.

Powell mengatakan, memakan daging sintetis ini sama halnya memakan tanaman yang dipupuk, sebab nutrisi dalam kotoran itu sama dengan yang terkandung dalam tanaman tersebut.

"Secara teori, tidak ada yang salah dengan daging sintetis ini," kata Powell.

"Ini sangat aman untuk dikonsumsi, tapi saya pastikan ada faktor menjijikkan di sini."

Bagaimana pun, kata Powell, keamanan makanan itu harus diteliti melalui laboratorium. Yang jelas, sebelum dikonsumsi daging sintetis ini harus dimasak terlebih dahulu.

Lantas, bagaimana jika daging sintetis ini tidak dimasak? "Saya tidak akan menyentuhnya," kata Powell.

June 19, 2011

Wanita Vampir dari Meksiko

Sekujur tubuh Maria Jose Cristerna penuh tato. Di beberapa bagian berlubang tertancap tindik. Sementara kening dan pelipisnya tertanam implan titanium membentuk tanduk. Dengan tambahan gigi taring palsu, ia lekat dengan julukan: wanita vampir.

Bagi Maria, tato, tindik, dan tanduk titanium memiliki arti tersendiri. Tato adalah simbol pembebasan. Ia menato dan menindik tubuhnya sebagai pelarian rasa sakit akibat kekerasan rumah tangga. Sementara tanduk yang ia tanam tanpa obat bius merupakan simbol kekuatan.

Terlepas dari itu, ia sengaja memperkuat citranya sebagai vampir. Ia ingin 'terlahir' kembali sebagai sosok yang ia gandrungi sejak kecil. Karenanya, selain taring, ia juga nekat mengubah warna bola matanya dan berencana menambah tanduk titanium di belakang kepalanya.

Penampilannya mungkin sangat jauh dari wanita normal. Bahkan, terlihat sangat menyeramkan. Namun, dia tetap mengklaim bahwa kehidupan yang dijalaninya cukup normal. "Tato adalah cara saya untuk menjadi abadi, benar-benar menjadi vampir dan tidak sekarat," ujarnya.



Ingin melihat penampilannya? Klik http://foto.vivanews.com/read/3625-perempuan-vampire-dari-meksiko_1

Hakim Yahudi Vonis Mati Anjing dengan Batu

Pengadilan agama Yahudi di Yerusalem, Israel, memberi vonis mati atas seekor anjing dengan lemparan batu. Pasalnya, anjing itu dicurigai sebagai titisan seorang pengacara yang pernah menghina para hakim di pengadilan tersebut 20 tahun lalu, sehingga dianggap membawa sial.

"Putusan itu berdasarkan perintah para rabi karena dia dinilai bisa membawa petaka bagi pengadilan," kata salah seorang petugas pengadilan yang dikutip harian Israel, Yedioth Aharonoth dan dimuat di laman Ynet, 16 Juni 2011. Sebelumnya, Ketua Pengadilan Agama Yahudi, Rabbi Avraham Dov Levin, membantah kabar vonis mati atas seekor anjing dengan lemparan batu.

Menurut sumber di Ynet, masalah bermula saat anjing besar itu beberapa pekan lalu sendirian datang ke gedung pengadilan agama di distrik Yahudi ortodoks Mea Shearim di Yerusalem. Kehadiran anjing liar itu membuat takut para hakim dan penuntut setempat.

Meski berupaya diusir berulangkali, anjing itu tidak mau pergi. Salah seorang hakim lantas menduga bahwa anjing itu adalah jelmaan dari seorang pengacara yang terkenal pernah terang-terangan menghina para hakim agama setempat dua dekade lalu.

Pengacara sekuler yang dimaksud lalu dikutuk oleh para hakim agama agar arwahnya bakal pindah ke tubuh anjing. Dia diketahui sudah wafat beberapa tahun lalu.

Bagi pemeluk agama Yahudi tradisional, anjing dianggap hewan yang kotor dan patut dijauhi. Mereka juga percaya bahwa roh manusia yang telah mati bisa reinkarnasi ke wujud yang lain.

Maka, menurut Ynet, hakim itu lantas menjatuhkan vonis mati bagi anjing misterius itu. Hukumannya berupa lemparan batu hingga tewas oleh anak-anak setempat yang diminta sebagai tim eksekutor. Namun, hewan itu untungnya berhasil lolos dari hukuman.

Kasus ini mengundang kecaman sejumlah kalangan. Suatu kelompok penyayang binatang, "Let the Animals Live," mengadu ke polisi Yerusalem perihal hukuman yang tidak masuk akal itu. Seorang anggota Dewan Kota Yerusalem dan juga aktivis sosial, Rachel Azaria, mengirim surat kepada jaksa agung untuk menindak "para kriminal itu."

June 11, 2011

Robot Se-Indonesia Bertarung di Yogyakarta

Sebanyak 51 perguruan tinggi se-Indonesia akan bertanding dalam Kontes Robot Nasional 2011. Akan ada 101 robot yang akan melakukan kompetisi selama dua hari 11-12 Juni 2011 di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta.

KRN yang digelar di GSP UGM ini merupakan kompetisi yang mempertemukan para pemenang kontes robot di tingkat regional yang diselenggarakan di masing-masing regional yaitu regional I Poltek Negeri Batam, regional II ITT Bandung, regional II Universitas Negeri Yogyakarta, Regional IV PENS Surabaya, dan regional V Untad Palu.

"Dalam kompetisi ini dipertandingkan tiga kategori yaitu Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). KRI diikuti sebanyak 24 tim, KRCI sebanyak 78 tim (divisi beroda 24 tim, berkaki 20 tim, battle 17 tim), dan KRSI sebanyak 16 tim," kata Ketua panitia KRN 2011, Arif Wibisono, Jumat, 10 Juni 2011.

Tema KRN tahun ini adalah Larungan yang mengadaptasi tema Asia-Pacific Broadcasting Union Robocon 2011 yaitu Loy Kranthong. Loy Kranthong merupakan tradisi masyarakat Thailand dengan melarung bunga teratai untuk Dewi Sungai yang diselenggarakan setiap bulan November.

"Dalam kompetisi ini dua robot beradu cepat merangkai sebanyak mungkin kranthong (karangan bunga) pada candel base, lalu melarungnya pada river surface. Pemenang pada kategori ini berhak mewakili Indonesia dalam kontes robot internasional ABU Robocon 2011 di Bangkok, Thailand, 9 Semptember mendatang," tandasnya.

Sedangkan untuk tema kategori kompetisi lainnya adalah Robot Cerdas Pemadam Api (KRCI Beroda dan Berkaki 2011), Robot Cerdas Pemain Bola (KRCI Battle 2011), dan Robot Tari Klono Topeng (KRSI 2011). Pada KRCI divisi Beroda dan Berkaki robot beradu kecepatan menemukan dan memadamkan api.

Sementara itu pada divisi KRCI Battel, dua robot saling bertanding memasukkan bola sebanyak mungkin ke gawang lawan. Juara pertama divisi KRCI Battle 2011 secara otomatis menjadi wakil Indonesia dalam kompetisi RoboCup 2012 di Mexico.

"Selain kontes robot, dalam waktu bersamaan juga diadakan pameran dan lomba dengan tema 'Jogja Under Attack'," katanya.

Direktur Kemahasiswaan UGM, Haryanto, menyampaikan kompetisi kali ini merupakan bagian dari proses pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perpaduan antara teknologi dan seni. "Kegiatan sebagai wahana bagi para mahasiswa dalam mengembangkan teknologi khususnya di bidang robotika," ujarnya.

Menurutnya, kontes robot juga menjadi ajang unjuk kebolehan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi robotika. "Harapannya dari kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada generasi muda," paparnya.

Wanita Dengan 7000 Tindik Menikah

Elaine Davidson, wanita asal Brasil yang menerima gelar The Most Pierced Womandari Guinness Book of Record pada Mei 2000 silam, kembali jadi sorotan. Bukan karena memiliki 6925 tindikan di tubuhnya, termasuk 1.500 tindikan internal, tetapi karena pesta pernikahannya.

Ia menikah dengan seorang pria bernama Douglas Watson. Wanita 46 tahun ini tampil seperti pengantin wanita pada umumnya dengan berbalut gaun putih serta mengenakan tiara floral. Wajahnya penuh dengan riasan warna hijau berpadu 192 tindik.

Elaine terlihat sangat mencolok saat berdampingan dengan suaminya yang berusia 60 tahun. Pria paruh baya tersebut tampil konservatif dengan mengenakan setelan jas biru sederhana serta dasi Marks and Spencer.

Pemandangan terlihat semakin kontras karena sang suami tidak memiliki tindikan dan tato. Dia terlihat sangat bersahaja dengan kacamata menggantung di batang hidungnya.

Dauglas Watson, sang suami, menggenggam mesra tangan Elaine saat mereka berjalan keluar. Pemandangan ini sontak membuat banyak orang tertegun.

Pasangan yang tinggal di Edinburg ini terlihat bahagia. Pengantin baru itu pun tak segan memberikan kesempatan bagi para fotografer dan masyarakat yang melihat untuk mengabadikan kebahagiaan mereka. Setelah itu, mereka meninggalkan kerumunan untuk menggelar resepsi di salah satu kafe di kota setempat.

"Elaine terlihat menakjubkan," ujar Dauglas setelah upacara yang berlangsung 35 menit itu, seperti dikutip dari Telegraph.

Terlepas penampilan istrinya yang ekstrim, Dauglas mengatakan, Elaine adalah sosok yang memiliki kepribadian menarik. "Sejak lama, kami telah saling mengenal satu sama lain," ujarnya.

Pertemuan di sebuah kedai kopi di Glasgow 15 tahun lalu, membuatnya jatuh cinta pada sosok Elaine. "Saya selalu kagum atas efek tindikannya terhadap orang lain. Dia adalah wanita yang luar biasa," katanya.

Bagi Dauglas, ribuan tindik membuat istrinya tumbuh menjadi sosok yang dicintai masyarakat. Walaupun, banyak di antaranya yang berpikir bahwa hal tersebut sangat aneh dan menakutkan.
"Jika dia (Douglas) tidak menyukai tato dan tindikan, dia tidak akan bersamaku saat ini. Saya sangat senang," kata Elaine.

June 7, 2011

Jantung Berhenti 96 Menit, Pria Ini Tetap Hidup

Howard Snitzer, 54 tahun, membuat sejarah dalam dunia kedokteran. Dia bisa bertahan hidup tanpa detak jantung selama 96 menit. The Wall Street Journal pada Selasa 17 Mei 2011, dan juga dikutip ozarksfirst.com, menuliskan peristiwa langka yang terjadi pada Januari lalu itu.

Kejadiannya, bermula saat Snitzer mengalami serangan jantung. Paramedis memasang alat pacu jantung, dan bantuan pernafasan pada Snitzer selama satu setengah jam lebih. Biasanya, seorang pasien yang kehilangan detak jantung selama 20 menit, pasti dinyatakan meninggal. Tapi hal itu rupanya tak berlaku bagi Snitzer.

Tim medis agaknya tak begitu yakin dengan tindakan mereka atas Snitzer. Mereka mencoba terus menyelamatkan nyawa lelaki itu. Lalu satu langkah terakhir dibuat, memberi kejutan ke-12 dengan alat pacu jantung.

Ajaib, jantung Snitzer kembali berdetak, dan kurang dari seminggu kemudian dia telah dikeluarkan dari perawatan intensif. Bahkan, dia tidak menderita kerusakan otak.

Mengapa tim medis itu memberi kejutan jantung?

Mereka rupanya berpegang pada data dari satu alat yang disebut capnograph. Secara normal, alat ini digunakan saat pemberian bius. Mesin itu juga mengukur jumlah CO2 yang dihembuskan pasien. Dari langkah itu, bisa ditentukan berapa jumlah oksigen dalam darah pasien. Saat jiwanya kritis itu, Snitzer rupanya masih punya banyak oksigen. Tim medis pun yakin, pertolongan harus terus diberikan kepadanya.

Pemulihan total itu telah dipublikasikan oleh Mayo Clinic yang dipertegas oleh Snitzer, sang penderita.

Seorang perawat dari Mayo Clinic, Mary Svoboda yang terbang dengan helikopter bersama Snitzer saat dibawa ke klinik tak menyangka keajaiban itu terjadi. Dia merasa aneh dengan apa yang terjadi pada Snitzer. "Snitzer pada dasarnya telah mati," kata Svoboda seperti dilansir cbsnews.com.

"Dia telah dipasang alat CPR. Jantungnya sudah tak berdegup, dia sudah tak bernafas, dan sudah tak menunjukkan tanda-tanda akan hidup." Apalagi, secara umum hanya 25 sampai 30 persen penderita jantung yang bisa bertahan hidup. Setengah dari mereka, jika selamat, bahkan mengalami penurunan fungsi otak.

Satu suntikan terakhir, satu kejutan elektronik terakhir, dan 20 pasang tangan entah bagaimana telah menyelamatkan Snitzer. Lalu, apa kata lelaki yang bekerja sebagai koki itu? Dia tentu saja gembira. "Saya akan menggemukkan orang-orang (yang telah menyelamatkannya-red) ini sampai mereka memohon ampun," kata Snitzer. Lelaki yang diduga telah meninggal itu, kini hidup. "Saya menangis," kata Snitzer.

Dia sangat berterimakasih pada tim medis yang menyelamatkan nyawanya itu. "Saya berdoa agar menemukan cara menghormati apa yang Anda semua lakukan untuk saya. Setidaknya saya akan menjalani hidup yang layak, dan sehat," kata Snitzer kepada tim medis.